RADARSITUBONDO.ID – Serangkaian isu hukum kembali menyeret nama aktor Kim Soo Hyun serta keluarga mendiang aktris Kim Sae Ron setelah munculnya pernyataan publik terbaru pada 27 November KST.
Lewat kuasa hukumnya, ibu Kim Sae Ron menyampaikan bahwa keluarganya merasa menjadi sasaran serangan dari pengacara Go Sang Rok dan sejumlah penggemar Kim Soo Hyun.
Ia menyatakan bahwa komentar-komentar kasar yang disampaikan Go Sang Rok melalui media sosial telah melampaui batas profesional seorang pengacara.
Dalam pernyataannya, ia mengutip sejumlah ungkapan yang dinilai sangat merendahkan kondisi mental almarhum, termasuk kalimat bernada ejekan yang menuduh putrinya memiliki gangguan mental dan obsesi tidak sehat.
Ia juga menyebut bahwa keluarganya menerima komentar dari warganet yang meminta mereka diperiksa kembali atau menyerahkan barang bukti, padahal seluruh pemeriksaan polisi telah mereka jalani sejak Juli lalu.
Pernyataan ini muncul di tengah proses hukum lain yang sedang berjalan. Pada awal Maret, aktor Kim Soo Hyun bersama pihak Gold Medalist mengajukan gugatan senilai sekitar 12 miliar KRW kepada keluarga Kim Sae Ron dan saluran YouTube HOVERLAB.
Gugatan tersebut menyoroti dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran terkait informasi pribadi.
Di sisi lain, konflik internal di tubuh Gold Medalist ikut menjadi perhatian publik. Media Korea melaporkan pada 28 November KST bahwa Direktur Ahn Sung Soo mengundurkan diri setelah hanya sembilan bulan menjabat.
Ia sebelumnya dipercaya menggantikan direktur “A”, yang mundur setelah masa sulit perusahaan pasca kasus DUI Kim Sae Ron.
Ahn sempat tampil di depan publik saat mendampingi Kim Soo Hyun di konferensi pers akhir Maret, di mana ia membantah rumor hubungan asmara antara sang aktor dan Kim Sae Ron ketika masih di bawah umur.
Pernyataan itu sempat menurunkan intensitas rumor, namun situasi kembali memanas setelah keluarga Kim Sae Ron merilis pernyataan pers mereka pada 26 November.
Dalam penjelasannya, ibu Kim Sae Ron mengatakan bahwa mereka telah melaporkan dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak yang dilakukan Kim Soo Hyun sejak Mei.
Ia mempertanyakan mengapa sampai saat ini sang aktor belum hadir dalam pemeriksaan.
Ia juga meminta agar tidak ada lagi penyebaran informasi palsu yang menambah tekanan bagi keluarga almarhum.
Konflik ini terus berkembang menjadi pertarungan pernyataan antara dua pihak: kubu keluarga yang merasa dilecehkan dan kubu aktor yang menolak semua tuduhan.
Dengan berbagai gugatan yang berjalan bersamaan, kasus ini diperkirakan masih akan berlanjut panjang dan menarik perhatian publik. (*)
Editor : Ali Sodiqin