RADARSITUBONDO.ID - Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menciptakan sejarah dengan mengikat janji suci bersama pasangannya, Jodie Haydon, pada Sabtu (29/11).
Ia menjadi perdana menteri pertama dalam 124 tahun sejarah pemerintahan federal Australia yang menikah saat masih menjabat.
Upacara pernikahan dilangsungkan dengan suasana yang akrab dan tertutup di halaman The Lodge, tempat tinggal resmi perdana menteri di Canberra.
Acara ini diadakan sehari setelah sesi terakhir parlemen, dengan kehadiran sekitar 60 orang, termasuk beberapa menteri kabinet dan anggota keluarga dekat.
Baca Juga: Gol Dramatis Menit 86 Enrique García Bawa Espanyol Tumbangkan Celta Vigo 1-0
Prosesi pernikahan ini dipenuhi dengan elemen-elemen personal yang sangat menyentuh. Pasangan ini membuat janji pernikahan mereka dengan kata-kata sendiri, sementara anjing mereka, Toto, berperan sebagai pembawa cincin.
Keponakan Haydon yang berumur lima tahun, Ella, tampil menggemaskan sebagai gadis pembawa bunga. Demi menjaga privasi dan keamanan, tidak ada media yang dilibatkan selama acara.
Haydon terlihat memukau dalam gaun hasil rancangan desainer Sydney "Romance was Born", sementara Albanese tampil menawan dengan setelan jas dari MJ Bale.
Setelah mengucapkan ijab kabul, mereka melangkah di lorong dengan iringan lagu legendaris Stevie Wonder, "Signed, Sealed, Delivered (I'm Yours)". Tarian pertama mereka dipandu oleh lagu romantis "The Way You Look Tonight" yang dinyanyikan oleh Frank Sinatra.
Baca Juga: Prediksi Rayo Vallecano vs Valencia, Siapa Unggul di Pekan 14 La Liga 2025/2026?
Haydon, yang bekerja di sektor keuangan, pertama kali bertemu Albanese di sebuah jamuan makan malam bisnis di Melbourne pada tahun 2020.
Hubungan mereka semakin erat hingga Albanese melamar di Hari Valentine yang lalu, tepat di tempat yang sama dengan lokasi pernikahan mereka, The Lodge.
Awalnya, mereka berencana untuk mengadakan pesta pernikahan yang lebih besar menjelang pemilu Mei 2025. Namun, rencana ini diubah setelah para ahli strategi Partai Buruh khawatir bahwa perayaan mewah di tengah krisis biaya hidup dapat berdampak negatif pada popularitas partai.
Mereka akhirnya memutuskan untuk menggelar pernikahan yang sederhana tetapi sarat makna.
Dalam pernyataan bersama, pasangan yang bahagia ini menyampaikan, "Kami merasa sangat berbahagia dapat menunjukkan cinta dan komitmen kami untuk menghabiskan sisa hidup bersama, dikelilingi oleh keluarga dan sahabat terdekat. "
Albanese, yang berusia 62 tahun, telah berpisah dari istrinya sebelumnya dan memiliki seorang putra dewasa bernama Nathan yang turut hadir dalam acara tersebut.
Pernikahan ini bukan hanya menjadi momen bersejarah, tetapi juga membuktikan bahwa cinta tidak terhalang oleh usia atau status.
Editor : Ali Sodiqin