Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bukan Cuma AS, Keunggulan Militer NATO Eropa Saja Sudah Lampaui Kemampuan Rusia

Bayu Shaputra • Senin, 1 Desember 2025 - 19:05 WIB
Pasukan NATO.
Pasukan NATO.

RADARSITUBONDO.ID - Aliansi pertahanan NATO tetap mempertahankan keunggulan militer yang signifikan dibandingkan Rusia, menurut temuan riset terbaru yang diterbitkan pada tahun 2024.

Analisis kemampuan militer NATO dan Rusia menegaskan dominasi NATO secara keseluruhan, di mana kesetaraan hanya terjadi dalam hal senjata nuklir.

Statistik tahun 2025 mengungkapkan perbedaan yang mengejutkan. Total kekuatan NATO terdiri dari sekitar 3,44 juta personel militer aktif, sementara Rusia memiliki 1,32 juta personel militer aktif. Keunggulan ini juga terlihat pada berbagai kategori senjata utama.

 Baca Juga: Gol Dramatis Menit 86 Enrique García Bawa Espanyol Tumbangkan Celta Vigo 1-0

Untuk kekuatan udara, NATO memiliki 22. 377 pesawat, sedangkan Rusia hanya memiliki 4. 957. Di sektor laut, NATO mengoperasikan 1.143 kapal militer, sementara Rusia punya 419 kapal.

Dalam kategori tank tempur utama, NATO mengoperasikan 11. 495 unit, jauh lebih banyak dibandingkan 5. 750 tank yang dimiliki Rusia.

Aspek keuangan juga memperkuat posisi NATO. Anggaran pertahanan negara-negara NATO secara total menghabiskan sepuluh kali lebih banyak dibandingkan Rusia (1,19 triliun dolar melawan 127 miliar dolar).

Bahkan jika tidak menghitung pengeluaran AS dan mempertimbangkan daya beli yang berbeda, NATO tetap memiliki keunggulan signifikan sebesar 430 miliar dolar dibandingkan dengan 300 miliar dolar.

 Baca Juga: Prediksi Rayo Vallecano vs Valencia, Siapa Unggul di Pekan 14 La Liga 2025/2026?

Kemajuan teknologi serta kemampuan beroperasi bersama di antara pasukan NATO meningkatkan efektivitas tempur mereka secara signifikan.

Dengan struktur komando yang terintegrasi yang dibangun selama puluhan tahun, ditambah dengan pelatihan yang lebih baik dan kualitas persenjataan Barat yang sangat berbeda, semua faktor ini menunjuk pada kemungkinan bahwa NATO akan dengan cepat meraih kemenangan dalam konflik konvensional melawan Rusia.

Bergabungnya Finlandia pada April 2023 dan Swedia pada Maret 2024 semakin memperkuat posisi aliansi, memberikan kontribusi strategis yang penting dalam melindungi negara-negara Baltik yang dianggap paling rentan terhadap potensi agresi Rusia di masa mendatang.

Editor : Ali Sodiqin
#Militer NATO