Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Ketegangan Memanas! Kapal Patroli Jepang dan China Bersitegang di Pulau Sengketa

Bayu Shaputra • Rabu, 3 Desember 2025 | 19:20 WIB
Ilustrasi kapal patroli China.
Ilustrasi kapal patroli China.

RADARSITUBONDO.ID - Ketegangan antara Jepang dan China kembali meningkat setelah kapal patroli dari kedua negara berseteru di perairan Kepulauan Senkaku/Diaoyu pada Selasa (2/12) dini hari. Peristiwa ini menambah daftar panjang perselisihan maritim yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Pihak Penjaga Pantai Jepang melaporkan bahwa dua kapal patroli dari China masuk ke area yang mereka klaim sebagai perairan teritorial Jepang di sekitar Kepulauan Senkaku, Laut China Timur.

Kapal-kapal tersebut terlihat mendekati sebuah kapal penangkap ikan Jepang sebelum akhirnya diusir oleh kapal penjaga pantai dari Tokyo. Semua kapal China meninggalkan lokasi itu beberapa jam kemudian setelah mendapat serangkaian peringatan.

 Baca Juga: Bareskrim Investigasi Ribuan Gelondongan Kayu yang Terseret Banjir Bandang Sumatera

Namun, pandangan Beijing berbeda. Juru bicara Penjaga Pantai China, Liu Dejun, menuduh kapal penangkap ikan Jepang telah melakukan pelanggaran dengan masuk ke perairan China secara ilegal.

Pihak China menekankan bahwa mereka mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan nasional dan hak maritim di sekitar Kepulauan Diaoyu (nama China untuk pulau-pulau tak berpenghuni itu).

Insiden ini terjadi di tengah memburuknya hubungan antara kedua negara. Ketegangan semakin meningkat setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, membuat pernyataan sensasional di depan parlemen pada 7 November.

Ia menyebutkan bahwa serangan China terhadap Taiwan bisa memicu respons militer dari Tokyo, mengingat jarak kedua daerah hanya sekitar 110 kilometer. Pernyataan ini memicu kemarahan di Beijing dan cemoohan keras dari masyarakat China.

 Baca Juga: iPhone 13 Makin Terjangkau! Harga Turun Drastis di Desember 2025, Cek Sekarang

Konfrontasi serupa juga terjadi pada 16 November, sekitar seminggu setelah komentar Takaichi. China bahkan memberikan peringatan kepada warganya untuk berhati-hati saat berada di Jepang, menghindari kerumunan besar, dan menerapkan larangan impor makanan laut dari Tokyo.

Kepulauan Senkaku, yang dikuasai Jepang namun diklaim oleh China, telah menjadi kawasan sensitif yang sering memicu konflik antara kedua negara.

Sejak 2012, ketika Tokyo "mendeklarasikan" pulau-pulau tersebut, kapal-kapal China secara rutin terlihat di perairan di sekitarnya, menjadikan daerah ini salah satu sumber ketegangan yang paling berkelanjutan di wilayah Asia Pasifik.

Editor : Ali Sodiqin
#Jepang dan China kembali memanas #Kepulauan Senkaku