RADARSITUBONDO.ID - Kampanye menuju pemilihan umum di Peru pada April 2026 diliputi oleh peristiwa yang menegangkan. Rafael Belaunde, calon presiden dari Partai Kebebasan Rakyat, selamat dari serangan sekelompok orang bersenjata pada Selasa (2/12), di Cerro Azul, sebuah kota yang berjarak 147 kilometer di selatan Lima.
Tragedi terjadi saat Belaunde, yang pernah menjabat sebagai Menteri Energi dan Pertambangan pada tahun 2020, sedang berkendara sendiri setelah melakukan kunjungan ke bisnisnya.
Kepala Kepolisian Nasional Oscar Arriola melaporkan bahwa dua penyerang yang menggunakan sepeda motor membidik SUV yang digunakan oleh kandidat tersebut.
Laporan mencatat bahwa antara delapan hingga sembilan peluru ditembakkan ke arah mobil, dengan tiga di antaranya menembus kaca depan.
Dalam keadaan kritis itu, Belaunde bertindak cepat dengan menggunakan senjata pribadinya untuk melindungi diri.
Baca Juga: Leeds United Pecundangi Chelsea 3-1, Keluar dari Zona Degradasi
Belaunde hanya menderita luka ringan akibat pecahan kaca. Ia menganggap keselamatannya sebagai sebuah mukjizat setelah menghadapi tembakan tersebut.
Kandidat berusia 50 tahun itu kini berada dalam keadaan aman dan telah memberikan keterangan kepada penyelidik.
Polisi Peru telah menerapkan "Rencana Cerco", melakukan pemeriksaan ketat di pintu tol serta melakukan pencarian intensif untuk menemukan para pelaku.
Tim khusus dari ibu kota yang menangani kasus pembunuhan telah diturunkan untuk menyelidiki insiden ini. Sekarang, para detektif sedang menyelidiki pergerakan para penyerang yang tampaknya mengetahui rutinitas mingguan Belaunde.
Baca Juga: Paus Leo XIV Tegur Keras Sentimen Anti-Muslim Eropa Saat Khotbah di Lebanon
Sayangnya, ini bukanlah peristiwa yang terisolasi. Hanya beberapa hari sebelumnya, seorang kandidat wakil presiden dari partai lain dibunuh oleh penembak bayaran di wilayah Piura.
Para ahli keamanan telah memperingatkan bahwa kelompok kriminal yang terlibat dalam pemerasan dan pembunuhan kontrak sedang memanfaatkan suasana kampanye untuk melancarkan tindakan mereka.
Belaunde adalah cucu dari mantan Presiden Peru Fernando Belaunde Terry, sehingga namanya sudah tidak asing lagi di dunia politik. Namun, motif di balik serangan ini masih belum jelas karena tidak ada bukti pemerasan atau ancaman yang sebelumnya mengarah padanya.
Editor : Ali Sodiqin