Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Secercah Kebahagiaan di Gaza, Pernikahan Massal 54 Pasangan di Khan Younis Curi Perhatian Dunia

Bayu Shaputra • Jumat, 5 Desember 2025 | 18:40 WIB
Pernikahan massal di Gaza (2/12).
Pernikahan massal di Gaza (2/12).

RADARSITUBONDO.ID - Sebuah peristiwa emosional berlangsung di Khan Younis, Gaza, saat 54 pasangan muda Palestina melaksanakan pernikahan massal pada Selasa, 2 Desember 2025.

Acara akad nikah yang dilaksanakan ditengah puing-puing bangunan memberikan sedikit kebahagiaan dalam situasi kemanusiaan yang sangat menekan.

Organisasi kemanusiaan Al-Faris Al-Shahim dari Uni Emirat Arab (UEA) sebagai penyelenggara mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu pasangan yang mengalami kesulitan finansial akibat dua tahun konflik. Pernikahan ini juga menjadi kesempatan untuk merayakan Hari Nasional UEA yang ke-54.

 Baca Juga: Leeds United Pecundangi Chelsea 3-1, Keluar dari Zona Degradasi

Eman Hassan Lawwa dan Hikmat Lawwa, pasangan yang menikah pada hari itu, keduanya berusia 27 tahun, tampak sangat bahagia meski ada aura kesedihan yang menyelubungi.

Eman mengenakan gaun khas Palestina dengan warna putih, merah, dan hijau, sedangkan Hikmat mengenakan jas yang sederhana. Mereka berjalan di antara reruntuhan bangunan yang hancur bersama dengan puluhan pasangan lainnya.

Alunan gendang yang menggembirakan dan sorakan meriah dari keluarga serta masyarakat setempat menghidupkan kembali atmosfer yang selama ini dipenuhi kedukaan.

Ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan acara pernikahan ini, bahkan banyak yang memanjat reruntuhan bangunan demi mendapatkan tempat terbaik untuk melihat konvoi para pengantin.

 Baca Juga: Gol Tunggal Daniel Muñoz Antar Crystal Palace Tundukkan Burnley di Pekan 14 Premier League

Keseluruhan peserta diambil dari 577 pendaftar yang memenuhi syarat sebagai penduduk tetap Gaza dan telah bertunangan.

Para pasangan juga menerima bantuan keuangan serta perlengkapan dasar untuk memulai kehidupan baru mereka. Acara tersebut dimeriahkan dengan musik tradisional, tari, dan bendera Palestina yang berkibar di sepanjang jalan Khan Younis.

Namun, kebahagiaan tersebut tidak dapat menutupi kenyataan pahit yang ada. Hikmat mengungkapkan harapan sederhana, "Dulu saya bercita-cita memiliki rumah dan pekerjaan. Saat ini, impian saya hanya untuk mencari tenda agar bisa tinggal.

Editor : Ali Sodiqin
#Nikah massal di Gaza