Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sembilan Pesawat Militer Rusia-China Masuki Zona Pertahanan Udara Korea Selatan

Bayu Shaputra • Rabu, 10 Desember 2025 | 21:30 WIB
Arab Saudi dikabarkan akan memborong Jet siluman F-35.
Arab Saudi dikabarkan akan memborong Jet siluman F-35.

RADARSITUBONDO.ID - Militer Korea Selatan menyiagakan jet tempur pada Selasa pagi (9/12) setelah mendeteksi sembilan pesawat militer asing memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea, atau KADIZ.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melaporkan bahwa ada tujuh pesawat dari Rusia dan dua dari China yang terlihat memasuki zona itu sekitar pukul 10. 00 waktu setempat.

Pesawat-pesawat ini, terdiri dari pengebom dan jet tempur, terbang di atas perairan di pesisir timur dan selatan Semenanjung Korea.

Menurut laporan dari militer yang dilansir oleh kantor berita Yonhap, formasi pesawat asing tersebut beroperasi di dalam dan luar zona selama lebih dari satu jam sebelum akhirnya meninggalkan area tersebut.

 Baca Juga: Wang Yi Kritik Jepang di Hadapan Jerman, Singgung Status Negara Kalah Perang

Radar milik Korea Selatan sudah mendeteksi pesawat-pesawat itu bahkan sebelum mereka melewati KADIZ. Hal ini memicu Seoul untuk mengerahkan jet tempur Angkatan Udara sebagai langkah antisipasi menghadapi berbagai kemungkinan.

Kepala Staf Gabungan menegaskan bahwa tidak ada pesawat yang memasuki wilayah udara kedaulatan Korea Selatan.

KADIZ adalah zona pemantauan udara yang lebih luas dibandingkan dengan area kedaulatan nasional dan berfungsi untuk pengawasan keamanan.

Meskipun bukan wilayah kedaulatan, pesawat asing yang memasuki area tersebut biasanya diharuskan memberikan pemberitahuan sebelumnya.

Kementerian Pertahanan China mengungkapkan bahwa keberadaan pesawat tersebut adalah bagian dari latihan bersama dengan Rusia berdasarkan rencana kerjasama tahunan.

Latihan tersebut dilakukan di atas Laut China Timur dan bagian barat Samudra Pasifik sebagai patroli udara strategis bersama.

 Baca Juga: Remaja Genteng Banyuwangi Ditangkap Usai Video Ludahi AL-Qur’an Beredar di Media Sosial

Aktivitas serupa bukanlah hal baru. Pada November 2024, Seoul juga mengerahkan jet tempur setelah lima pesawat dari China dan enam pesawat dari Rusia memasuki KADIZ.

Sejak tahun 2019, pesawat militer dari Beijing dan Moskow secara rutin terbang ke zona pertahanan udara Korea Selatan tanpa pemberitahuan yang sebelumnya, dengan alasan melakukan latihan bersama.

China dan Rusia telah meningkatkan kerjasama militer mereka sejak invasi Moskow ke Ukraina hampir empat tahun lalu. Kedua negara tersebut juga merupakan sekutu tradisional Korea Utara, yang merupakan rival keamanan utama bagi Korea Selatan.

Hingga saat ini, Seoul belum mengonfirmasi apakah akan mengajukan protes diplomatik kepada Beijing dan Moskow mengenai insiden ini.

Editor : Ali Sodiqin
#Pesawat militer Rusia dan China #korea selatan