RADARSITUBONDO.ID - Disney mengirimkan surat resmi kepada Google pada Rabu lalu, mengklaim bahwa perusahaan teknologi itu telah melanggar hak cipta secara besar-besaran melalui layanan AI mereka.
Di dalam surat tersebut, Disney mengungkapkan bahwa sistem AI milik Google menciptakan gambar dan video dari karakter-karakter dalam film seperti Star Wars, Marvel, Frozen, The Lion King, Moana, dan Toy Story tanpa izin.
Pelanggaran ini terjadi melalui model AI seperti Veo, Imagen, dan Nano Banana yang digunakan dalam produk Google seperti YouTube dan Google Workspace.
Baca Juga: Hujan Meteor Geminid Mencapai Puncak 13-14 Desember 2025, Hingga Ratusan Meteor Per Jam
Disney mengatakan sudah menyampaikan kekhawatirannya selama beberapa bulan, tetapi Google tidak mengambil tindakan yang cukup. CEO Disney, Bob Iger, menyatakan bahwa pembicaraan dengan Google tidak memberikan hasil yang baik, sehingga perusahaan harus mengirimkan surat peringatan ini.
Surat tersebut meminta Google untuk segera menghentikan penggunaan karakter Disney dan menerapkan teknologi yang bisa mencegah pelanggaran di masa depan.
Google menjawab bahwa mereka memiliki hubungan yang baik dengan Disney dan akan terus berdiskusi sambil menekankan adanya kontrol hak cipta seperti Content ID di YouTube.
Langkah ini diambil setelah diumumkannya kerja sama senilai 1 miliar dolar AS antara Disney dan OpenAI, yang merupakan pesaing Google, pada hari yang sama.
Editor : Ali Sodiqin