RADARSITUBONDO.ID - Insiden penembakan mengejutkan kampus Brown University pada Sabtu sore (13/12), mengakibatkan dua orang kehilangan nyawa dan sembilan lainnya terluka. Pelaku yang diduga berpakaian serba hitam masih bisa melarikan diri hingga Minggu pagi.
Peristiwa ini terjadi di gedung Barus and Holley, yang merupakan tempat Fakultas Teknik dan Departemen Fisika. Penembakan terjadi saat ujian akhir berlangsung antara pukul 14.00 sampai 17.00 waktu setempat.
Universitas segera memberikan peringatan kepada semua mahasiswa untuk mengunci pintu dan mencari tempat aman.
Baca Juga: Salah Kembali, Liverpool Menang 2-0 atas Brighton di Premier League
Polisi Providence mengonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan yang intensif dan meminta masyarakat untuk tetap berada di tempat yang aman.
Universitas bekerja sama dengan berbagai aparat keamanan untuk mencari pelaku yang melarikan diri dengan berjalan kaki dari lokasi kampus.
Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia telah mendapatkan informasi mengenai kejadian ini dan mengirimkan doa untuk para korban.
FBI dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak juga terlibat dalam penyelidikan.
Baca Juga: Gol Palmer dan Gusto Bawa Chelsea Raih Tiga Poin atas Everton
Gubernur Rhode Island, Dan McKee, meminta penduduk untuk menjauhi area kampus dan mengikuti informasi dari sumber resmi.
Beberapa korban yang terluka dilaporkan dalam kondisi serius. Pihak kampus telah memindahkan mahasiswa ke tempat yang aman untuk mendapatkan bantuan.
Editor : Ali Sodiqin