Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Detik-Detik Ahmed Al-Ahmed Hadapi Penembak Bondi dengan Tangan Kosong

Bayu Shaputra • Senin, 15 Desember 2025 | 18:50 WIB

 

Evakuasi korban penembakan di Pantai Bondi pada Minggu (14/12).
Evakuasi korban penembakan di Pantai Bondi pada Minggu (14/12).

RADARSITUBONDO.ID - Sebuah klip yang menjadi viral menunjukkan momen tegang seorang pria mengenakan kaus putih berlari menuju penembak bersenjata di Pantai Bondi, Sydney, pada Minggu (14/12/2025).

Pria tersebut kini dikenal sebagai Ahmed Al-Ahmed, seorang pedagang buah berusia 43 tahun yang berhasil menjadi pahlawan dalam serangan mematikan yang menargetkan perayaan Hanukkah.

Dalam vidio berdurasi 15 detik yang banyak tersebar di media sosial, Ahmed tampak bersembunyi di belakang sebuah mobil yang diparkir sebelum ia berlari mendekati penembak dari arah belakang. Tanpa senjata apapun, ia menangkap pelaku di leher, berhasil merebut senjatanya, dan menjatuhkan penembak ke tanah.

Ahmed kemudian mengarahkan senjata tersebut kembali ke pelaku sebelum meletakkannya di atas pohon dan mengangkat tangannya, memberi sinyal kepada pihak kepolisian bahwa ia bukan ancaman.

 Baca Juga: Dua Tentara AS dan Warga Sipil Tewas dalam Serangan ISIS di Suriah

Tindakan beraninya Ahmed tidak tanpa resiko. Setelah ia berhasil melucuti senjata dari penembak pertama, penembak kedua yang berada di jembatan pejalan kaki menembaknya dua kali, di lengan dan bahu.

Ahmed, yang merupakan ayah dari dua anak dan memiliki toko buah di Sutherland, segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Dilaporkan bahwa kondisinya sekarang dalam keadaan stabil.

"Dia adalah pahlawan, seratus persen pahlawan," kata Mustafa, sepupu Ahmed, kepada media Australia di luar rumah sakit. Mustafa menjelaskan bahwa Ahmed tidak memiliki pengalaman dengan senjata api dan kebetulan sedang mengunjungi Pantai Bondi saat serangan terjadi." ujarnya.

 Baca Juga: Sabar/Reza Raih Emas Ganda Putra SEA Games 2025 Usai Tundukkan Chia/Soh

Chris Minns, Perdana Menteri New South Wales, menghargai tindakan Ahmed sebagai "satu hal yang paling luar biasa" yang pernah dilihatnya. "Tidak diragukan lagi ada banyak sekali orang yang selamat malam ini berkat keberaniannya," ujar Minns.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, juga menyebut Ahmed dan warga sipil lainnya yang beraksi sebagai "pahlawan" yang telah menyelamatkan nyawa.

Serangan tersebut menewaskan 15 orang dan melukai lebih dari 40 lainnya saat sekitar 1.000 orang berkumpul merayakan hari pertama Hanukkah di acara "Chanukah by the Sea" yang diadakan oleh Chabad of Bondi.

Polisi mengonfirmasi bahwa para pelaku terdiri dari ayah berusia 50 tahun dan putranya yang berusia 24 tahun. Ayahnya ditembak mati oleh polisi di tempat kejadian, sementara putranya dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga memberikan penghormatan kepada keberanian Ahmed dalam sebuah pertemuan pemerintahan di Dimona. "Kami melihat tindakan seorang pria berani (ternyata seorang Muslim yang berani, dan saya memberi hormat kepadanya) yang menghentikan salah satu teroris ini membunuh orang-orang Yahudi yang tidak bersalah," ungkap Netanyahu.

Kejadian ini tercatat sebagai penembakan massal terburuk di Australia sejak tragedi Port Arthur pada tahun 1996. Pihak berwenang telah mengklasifikasikan peristiwa ini sebagai serangan teroris yang didasari oleh antisemitisme.

Editor : Ali Sodiqin
#Penembak di Pantai Bondi #Ahmed Al Ahmed