RADARSITUBONDO.ID - Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan pidato Tahun Baru tradisionalnya pada Rabu malam (31/12) untuk menunjukkan bahwa rakyat Rusia bersatu di balik angkatan bersenjata mereka, menjelang konflik yang memasuki tahun keempat.
Mengenakan setelan hitam dan dasi biru tua, berdiri di depan Kremlin, Putin menyampaikan pidato singkat berdurasi lebih dari tiga menit.
Ia menyapa langsung para tentara di garis depan dengan penuh semangat. Putin menyatakan bahwa jutaan warga Rusia mendukung mereka di malam pergantian tahun ini.
Pidato tahun ini terlihat lebih sederhana dan mengikuti format tradisional pra-perang, berbeda dengan tahun 2022 ketika ia tampil dikelilingi tentara berseragam.
Putin menekankan bahwa rakyat Rusia dipersatukan oleh cinta yang tulus terhadap tanah air mereka.
Pidato ini disampaikan tepat 26 tahun setelah pendahulunya, Boris Yeltsin, mengumumkan pengunduran diri secara mendadak dalam pidato Tahun Baru, menyerahkan kekuasaan kepada Putin, seorang mantan petugas intelijen yang saat itu menjabat sebagai perdana menteri.
Editor : Ali Sodiqin