RADARSITUBONDO.ID - Jurnalis BBC Persia yang berbasis di London dilaporkan menghadapi ancaman serius dari pemerintah Iran. Tekanan tersebut tidak hanya menyasar para jurnalis, tetapi juga anggota keluarga mereka yang masih tinggal di Iran.
Direktur Jenderal BBC, Tim Davie, menilai kondisi ini sebagai peningkatan yang mengkhawatirkan dalam pola intimidasi yang telah berlangsung secara sistematis.
Dalam beberapa bulan terakhir, keluarga jurnalis BBC Persia disebut mengalami berbagai bentuk tekanan, mulai dari pemanggilan dan interogasi tanpa prosedur jelas, pembatasan perjalanan, ancaman penyitaan aset, hingga penahanan paspor.
Editor BBC Persia, Rozita Lotfi, menyatakan bahwa praktik intimidasi semacam ini bukanlah fenomena baru. Menurutnya, tekanan sudah berlangsung sejak peluncuran BBC Persia pada 2009, yang menunjukkan besarnya pengaruh jurnalisme independen media tersebut.
Baca Juga: Trump Desak Perjanjian Nuklir Baru Setelah New START Berakhir
Sejumlah anggota keluarga bahkan dilaporkan ditahan dan diinterogasi sepulang dari luar negeri. Mereka kerap dijadikan perantara untuk menyampaikan ancaman atau tuntutan agar jurnalis BBC Persia menghentikan pekerjaannya dan kembali ke Iran.
Koresponden BBC Persia, Behrang Tajdin, menegaskan bahwa tidak seharusnya jurnalis maupun keluarganya menanggung konsekuensi pribadi akibat profesi jurnalistik.
Committee to Protect Journalists (CPJ) menilai tindakan pemerintah Iran ini sebagai bentuk represi lintas negara yang disengaja untuk membungkam kebebasan pers.
Hasil survei internal BBC Persia menunjukkan bahwa sekitar 50 persen jurnalis menerima ancaman daring, sementara lebih dari 60 persen melaporkan keluarga atau kerabat mereka mengalami intimidasi akibat aktivitas jurnalistik tersebut.
Baca Juga: Analisis Peluang Timnas Futsal Indonesia di Final Piala Asia 2026
Tekanan terhadap BBC Persia dilaporkan meningkat tajam setelah media itu mengintensifkan liputan terkait gelombang protes di Iran pada 2022, menyusul kematian Mahsa Amini.
Pemerintah Iran kemudian menjatuhkan sanksi resmi terhadap BBC Persia dengan tuduhan mendukung terorisme. Sementara itu, Misi Pencari Fakta PBB telah mengonfirmasi tengah menyelidiki kasus pelecehan terhadap jurnalis, baik di dalam maupun di luar Iran, termasuk intimidasi yang menargetkan keluarga mereka.
Editor : Ali Sodiqin