Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Partai Sosialis Rebut Kursi Kepresidenan Portugal Lewat Antonio Jose Seguro

Bayu Shaputra • Senin, 9 Februari 2026 | 16:20 WIB
Pendukung kandidat sosialis moderat António José Seguro bersorak ketika hasil pemilihan presiden putaran kedua Portugal diumumkan.
Pendukung kandidat sosialis moderat António José Seguro bersorak ketika hasil pemilihan presiden putaran kedua Portugal diumumkan.

RADARSITUBONDO.ID - Kandidat kiri tengah dari Partai Sosialis, Antonio Jose Seguro, memastikan kemenangan telak dalam putaran kedua pemilihan presiden Portugal yang berlangsung pada Minggu (8/2/2026). Hasil sementara menunjukkan keunggulan signifikan Seguro atas pesaingnya, André Ventura.

Berdasarkan penghitungan sekitar 95 persen suara, Seguro yang berusia 63 tahun meraih 66 persen suara. Sementara itu, Ventura hanya mengantongi 34 persen.

Kemenangan ini menjadi penanda kembalinya Seguro ke panggung politik nasional setelah lebih dari sepuluh tahun absen, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai figur dominan dalam kontestasi kali ini.

 Baca Juga: Napi Rutan Situbondo Diajak Karaoke Bareng, Ini Alasan Petugas Lakukan Program Hiburan di Balik Jeruji

Ventura, mantan komentator olahraga televisi berusia 43 tahun, tampil lebih kuat dibandingkan perolehan suara partai anti-imigrasi Chega yang dipimpinnya pada pemilu legislatif tahun lalu, yakni 22,8 persen.

Meski gagal meraih kursi presiden, capaian Ventura menegaskan menguatnya pengaruh kelompok kanan ekstrem di Portugal dan sejumlah negara Eropa. Untuk pertama kalinya, kandidat dari spektrum kanan jauh berhasil menembus putaran kedua pemilihan presiden Portugal.

Pada putaran pertama yang digelar 18 Januari lalu, Seguro memimpin dengan 31 persen suara, diikuti Ventura dengan 23,5 persen. Tidak ada kandidat yang mencapai ambang batas mayoritas absolut 50 persen, sehingga pemilu harus dilanjutkan ke putaran kedua.

Proses pemilihan presiden tahun ini berlangsung di tengah kondisi darurat alam. Badai dan angin kencang yang melanda Portugal selama dua pekan terakhir dilaporkan menewaskan sedikitnya tujuh orang serta menyebabkan kerugian ekonomi hingga 4 miliar euro. Akibatnya, sekitar 20 daerah pemilihan terpaksa menunda proses pemungutan suara selama satu minggu.

 Baca Juga: Instruksi Presiden Belum Jalan, Satpol PP Situbondo Tunda Tertibkan Baliho dan Spanduk, Tunggu Arahan Bapenda

Dalam kampanyenya, Seguro menampilkan diri sebagai sosok kiri yang moderat dan progresif, dengan komitmen kuat terhadap stabilitas politik dan perlindungan nilai-nilai demokrasi.

Ia memperoleh dukungan lintas spektrum politik, mulai dari kelompok kiri radikal hingga tokoh-tokoh konservatif, yang sama-sama menilai Ventura membawa risiko populisme ekstrem.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen turut menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Seguro. Ia menyebut hasil pemilu tersebut sebagai kemenangan bagi nilai-nilai bersama Eropa serta bukti ketangguhan demokrasi Portugal di tengah bencana alam.

Antonio Jose Seguro dijadwalkan resmi dilantik sebagai Presiden Portugal pada 9 Maret 2026. Ia akan menggantikan Marcelo Rebelo de Sousa, presiden konservatif yang telah menuntaskan masa jabatan keduanya.

Editor : Ali Sodiqin
#Antonio Jose Seguro #Pemilu Portugal #Partai Sosialis