Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Air Canada Hentikan Total Penerbangan ke Kuba Akibat Krisis Bahan Bakar

Bayu Shaputra • Selasa, 10 Februari 2026 | 15:15 WIB
Pesawat Air Canada.
Pesawat Air Canada.

RADARSITUBONDO.ID - Maskapai penerbangan terbesar di Kanada, Air Canada, menghentikan seluruh operasional penerbangan menuju Kuba mulai Senin (9/2/2026). Langkah ini diambil menyusul krisis pasokan bahan bakar aviasi (avtur) yang melanda negara Karibia tersebut.

Keputusan penghentian layanan diumumkan setelah pemerintah Kuba menyatakan avtur tidak lagi tersedia di seluruh bandara nasional mulai Selasa pukul 05.00 waktu setempat. Kondisi ini membuat maskapai tidak dapat menjamin operasional penerbangan secara aman dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Air Canada melayani rata-rata 16 penerbangan per minggu dari Toronto dan Montreal ke empat destinasi wisata utama di Kuba, yakni Varadero, Cayo Coco, Holguin, dan Santa Clara.

Dalam keterangan resmi, manajemen menyatakan akan mengirimkan pesawat tanpa penumpang ke Kuba untuk mengevakuasi sekitar 3.000 warga Kanada yang masih berada di negara tersebut dalam beberapa hari mendatang.

 Baca Juga: Dikeroyok di Jalan Cappore, Siswa Asal Kapongan Koma Dirujuk ke RS Jember

Krisis energi di Kuba memburuk setelah negara itu tidak lagi menerima pasokan minyak mentah maupun produk olahan dari Venezuela sejak pertengahan Desember.

Terhentinya suplai tersebut terjadi setelah Amerika Serikat memblokir ekspor energi Venezuela, menyusul operasi militer AS yang menggulingkan mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Tekanan politik dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump turut memutus jalur pasokan minyak tradisional Kuba.

Seiring memburuknya situasi, Pemerintah Kanada pada 4 Februari meningkatkan status peringatan perjalanan ke Kuba. Wisatawan diminta meningkatkan kewaspadaan akibat kelangkaan listrik, bahan bakar, serta kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan.

 Baca Juga: Gedung 40 Lantai untuk MUI Akan Berdiri di Jantung Jakarta

Sementara itu, Bandara Internasional Jose Marti di Havana menerbitkan NOTAM (Notice to Air Missions) yang menyebutkan ketersediaan bahan bakar Jet A1 dihentikan hingga 11 Maret. Kebijakan tersebut berdampak pada sembilan bandara internasional di seluruh Kuba.

Air Canada Vacations juga mengumumkan pengembalian dana penuh secara otomatis bagi pelanggan yang penerbangannya ke Kuba dibatalkan.

Untuk proses pemulangan penumpang, Air Canada memastikan pesawat akan mengangkut bahan bakar tambahan serta melakukan pemberhentian teknis di negara lain apabila diperlukan selama perjalanan kembali ke Kanada.

Editor : Ali Sodiqin
#Krisis bahan bakar #Air Canada #Kuba