Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Polisi Kanada Ungkap Identitas Pelaku Penembakan yang Tewaskan Sembilan Orang

Bayu Shaputra • Jumat, 13 Februari 2026 | 12:30 WIB
Para siswa berjalan keluar gedung sekolah dengan tangan terangkat setelah seorang penyerang melepaskan tembakan di Tumbler Ridge, British Columbia.
Para siswa berjalan keluar gedung sekolah dengan tangan terangkat setelah seorang penyerang melepaskan tembakan di Tumbler Ridge, British Columbia.

RADARSITUBONDO.ID - Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP) mengungkap identitas pelaku penembakan massal di Sekolah Menengah Tumbler Ridge, British Columbia. Pelaku diketahui bernama Jesse Van Rootselaar (18), yang ditemukan tewas di lokasi kejadian dengan luka tembak yang diduga akibat bunuh diri.

Wakil Komisaris RCMP British Columbia, Dwayne McDonald, dalam konferensi pers pada Rabu (waktu setempat) menjelaskan bahwa total sembilan orang meninggal dunia dalam insiden tragis tersebut. Korban terdiri atas seorang guru perempuan berusia 39 tahun dan lima siswa berusia 12 hingga 13 tahun yang berada di sekolah saat kejadian.

Dua korban lainnya ditemukan di rumah keluarga pelaku, yakni ibu pelaku berusia 39 tahun dan saudara tirinya yang masih berusia 11 tahun.

 Baca Juga: Update Harga Emas Hari Ini 12 Februari 2026: UBS Rp3.002.000, Galeri24 Rp2.987.000 Stabil, Antam Turun ke Rp2.947.000

Menurut McDonald, Van Rootselaar lahir sebagai laki-laki dan mulai menjalani proses transisi gender sekitar enam tahun lalu. Ia pernah menempuh pendidikan di sekolah tersebut, namun berhenti sekitar empat tahun silam.

Polisi juga mengungkap pelaku memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan beberapa kali mendapat penanganan berdasarkan Undang-Undang Kesehatan Mental di provinsi tersebut.

Peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 13.20 waktu setempat. Aparat menemukan dua senjata api di lokasi, yakni senjata laras panjang dan pistol yang telah dimodifikasi. Pelaku sebelumnya pernah memiliki lisensi kepemilikan senjata, namun masa berlakunya telah habis pada 2024.

Dua tahun lalu, senjata api dari rumah keluarga sempat disita aparat. Namun, senjata tersebut dikembalikan setelah pemilik sah mengajukan keberatan.

 Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Kalah Tipis 2-3 dari China di Injury Time

Selain sembilan korban tewas, dua orang dilaporkan dalam kondisi kritis dan sekitar 25 lainnya mengalami luka-luka. Polisi tiba di sekolah hanya dua menit setelah laporan diterima dan berhasil mengevakuasi sekitar 100 siswa dan staf ke tempat aman.

Wali Kota Tumbler Ridge, Darryl Krakowka, menyatakan komunitas kecil berpenduduk sekitar 2.500 jiwa itu tengah berduka mendalam. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, turut menyampaikan belasungkawa dan menyebut insiden ini sebagai tragedi yang sangat menghancurkan.

Penembakan ini menjadi yang paling mematikan di Kanada sejak tragedi di Nova Scotia pada 2020 yang menewaskan 22 orang. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan menyatakan terlalu dini untuk menyimpulkan motif. Aparat juga menegaskan tidak ada indikasi bahwa korban dipilih secara khusus.

Editor : Ali Sodiqin
#Sekolah Menengah Tumbler Ridge #Kepolisian Kanada