RADARSITUBONDO.ID - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melontarkan kritik keras menjelang perundingan trilateral yang akan digelar di Jenewa, Swiss.
Dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich pada 14 Februari 2026, Zelenskyy menilai Ukraina kerap ditekan untuk berkompromi, sementara Rusia tidak menghadapi tekanan yang setara.
Menurutnya, pembahasan soal konsesi terlalu sering diarahkan kepada Kyiv. Ia menyebut situasi tersebut menciptakan ketidakseimbangan dalam proses negosiasi. “Amerika sering kembali ke topik konsesi, dan terlalu sering konsesi tersebut hanya dibahas dalam konteks Ukraina, bukan Rusia,” ujarnya.
Baca Juga: Sidang Isbat Putuskan Awal Puasa 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026
Perundingan trilateral yang berlangsung Selasa-Rabu pekan ini merupakan lanjutan dari dua putaran negosiasi sebelumnya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang belum menghasilkan terobosan berarti.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus mendorong penyelesaian cepat atas konflik yang telah memasuki tahun keempat.
Bahkan, Trump mengeluarkan peringatan terbuka kepada Ukraina saat berbicara kepada wartawan di atas Air Force One. Ia meminta Kyiv segera duduk di meja perundingan tanpa menunda waktu.
Zelenskyy mengakui adanya tekanan dari Washington. Namun, ia menegaskan bahwa perdamaian harus disertai jaminan keamanan jangka panjang.
Amerika Serikat disebut mengusulkan jaminan keamanan selama 15 tahun, sedangkan Ukraina menginginkan minimal 20 tahun guna mencegah agresi lanjutan dari Rusia.
Salah satu ganjalan utama adalah tuntutan Moskow agar Ukraina menyerahkan sekitar 20 persen wilayah timur Donetsk yang belum sepenuhnya dikuasai Rusia. Tuntutan itu ditolak tegas oleh Kyiv. Rusia juga dikabarkan menolak wacana penempatan pasukan asing di Ukraina setelah perang berakhir.
Baca Juga: Inggris Siapkan Sistem Pembayaran Mandiri, Antisipasi Ancaman Trump
Di tengah persiapan perundingan, Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Odesa yang merusak jaringan listrik dan memutus akses pemanas serta air bersih bagi puluhan ribu warga.
Zelenskyy pun meminta sekutu Barat memperketat sanksi terhadap Moskow dan meningkatkan suplai persenjataan agar tercapai kesepakatan yang adil.
Delegasi Ukraina dalam perundingan dipimpin Rustem Umerov selaku Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional.
Sementara delegasi AS diwakili Steve Witkoff dan Jared Kushner. Pertemuan ini digelar hanya beberapa hari sebelum peringatan empat tahun invasi Rusia pada 24 Februari.
Data terbaru menunjukkan Rusia menahan sekitar 7.000 tentara Ukraina, sedangkan Kyiv menahan lebih dari 4.000 personel Rusia. Isu pertukaran tawanan perang menjadi salah satu agenda krusial dalam pembahasan di Jenewa.
Editor : Ali Sodiqin