RADARSITUBONDO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyatakan dukungannya kepada YouTuber sekaligus petinju profesional Jake Paul untuk terjun ke dunia politik.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat melakukan kunjungan kerja di fasilitas pengemasan milik Verst Logistics di Hebron, negara bagian Kentucky, Rabu (11/3/2026) waktu setempat.
Dalam acara yang melibatkan para pekerja logistik dan pendukung presiden itu, Trump secara mengejutkan memanggil Jake Paul untuk naik ke atas panggung. Kehadiran sosok yang dikenal luas melalui media sosial dan dunia tinju tersebut langsung menarik perhatian para peserta acara.
Baca Juga: Perang Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Pesan Eropa Diprediksi Bayar Tambahan Rp3,7 Juta per Tahun
Trump menyatakan keyakinannya bahwa Paul memiliki karakter yang kuat dan berpotensi besar jika suatu hari memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Presiden bahkan meramalkan bahwa langkah tersebut bisa saja terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“Saya rasa dia akan mencalonkan diri untuk sesuatu. Dan jika itu terjadi, dia akan mendapat dukungan penuh dari saya,” ujar Trump di hadapan para hadirin.
Jake Paul yang kini berusia 29 tahun kemudian berdiri di samping Trump setelah dipanggil langsung oleh presiden. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan berbicara di hadapan publik serta menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan Trump.
Baca Juga: Meta Lebih Hapus dari 150.000 akun dalam Upaya Pemberantasan Jaringan Penipuan di Asia Tenggara
Dalam pidatonya, Paul juga mengenang masa kecilnya yang tumbuh tidak terlalu jauh dari lokasi acara. Ia menyebut wilayah tersebut memiliki kenangan tersendiri bagi kehidupannya sebelum dikenal luas sebagai pencipta konten digital dan petinju profesional.
Paul menambahkan bahwa Trump telah memberikan inspirasi mengenai keberanian. Menurutnya, presiden mengajarkan pentingnya menghadapi tantangan secara langsung tanpa mundur, bahkan ketika menghadapi lawan yang jauh lebih kuat.
“Presiden mengajarkan kepada saya untuk tidak pernah mundur dari pertarungan, bahkan ketika lawan terlihat jauh lebih besar,” kata Paul.
Baca Juga: Menteri Pigai Menyiapkan Kelas HAM Khusus untuk Jurnalis
Pernyataan tersebut Merujuk pada perjalanan karir Paul di dunia tinju profesional, di mana ia sering menghadapi lawan dengan ukuran tubuh dan pengalaman yang lebih besar. Trump pun memuji keberanian Paul dalam menghadapi pertarungan-pertarungan tersebut.
Presiden bahkan menyebut salah satu pertandingan Paul melawan petinju yang berat badannya sekitar 70 pon lebih besar darinya sebagai bukti mentalitas petarung yang dimiliki sang influencer.
Selain karier tinju, Trump juga menyinggung kesuksesan Jake Paul di dunia media digital. Ia memuji podcast milik Paul yang disebutnya sebagai program besar dengan pengaruh luas di kalangan generasi muda Amerika.
Trump menilai sosok seperti Paul memiliki kemampuan untuk mempengaruhi opini publik, terutama di kalangan generasi muda yang kini semakin aktif mengikuti diskusi politik melalui platform digital.
Dukungan Trump terhadap Paul bukanlah hal yang sepenuhnya mengejutkan. Selama siklus pemilihan presiden 2024, Paul secara terbuka menyuarakan dukungannya terhadap Trump melalui berbagai platform media sosial dan podcast miliknya.
Dalam kesempatan yang sama di Kentucky, Paul kembali menegaskan mengenai arah ekonomi Amerika Serikat. Ia mengatakan negara-negara tersebut membutuhkan lebih banyak fasilitas industri seperti yang dikunjungi Trump pada hari itu.
Menurut Paul, sektor manufaktur dan logistik memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat perekonomian nasional. Ia memuji upaya pemerintah yang berusaha mendorong pertumbuhan sektor tersebut.
Paul juga sempat menceritakan nilai-nilai yang ia pelajari dari keluarganya. Ia mengatakan ayahnya mengajarkan pentingnya keberanian dan kejujuran dalam menyuarakan kebenaran, bahkan ketika pandangan tersebut tidak populer.
Baca Juga: Kapal Kargo Thailand Jadi Sasaran di Selat Hormuz, 20 Awak Dievakuasi Selamat, Tiga Masih Dicari
Meski mendapat dukungan terbuka dari Trump, Jake Paul hingga kini belum mengumumkan rencana konkret untuk mencalonkan diri dalam jabatan politik apa pun.
Trump sendiri juga tidak menyebut posisi atau jabatan tertentu yang mungkin diincar Paul di masa depan. Presiden hanya menyatakan dukungan secara umum jika Paul benar-benar memutuskan untuk memasuki dunia politik.
Secara hukum, Paul sebenarnya memenuhi syarat konstitusional untuk mencalonkan diri sebagai anggota Kongres Amerika Serikat. Konstitusi AS menetapkan usia minimal 25 tahun untuk menjadi anggota DPR dan 30 tahun untuk Senat.
Dengan usianya yang kini 29 tahun, Paul secara teknis dapat mencalonkan diri untuk kursi DPR jika ia memutuskan memasuki arena politik.
Namun hingga saat ini, influencer yang juga dikenal sebagai pengusaha tersebut masih lebih fokus pada aktivitasnya di dunia hiburan digital, olahraga tinju, serta berbagai bisnis yang ia jalankan.
Meski begitu, spekulasi mengenai kemungkinan langkah politik Paul terus bermunculan, terutama setelah dukungan langsung dari Trump yang disampaikan di hadapan publik.
Jika suatu saat benar-benar memasuki dunia politik, Jake Paul akan menjadi salah satu figur media sosial paling terkenal yang mencoba peruntungan di panggung politik Amerika Serikat.
Fenomena selebritis yang beralih ke politik sendiri bukanlah hal baru di Amerika. Namun dengan basis penggemar besar di internet serta pengaruh di kalangan generasi muda, langkah Paul berpotensi menciptakan dinamika baru dalam lanskap politik negara tersebut.
Editor : Agung Sedana