Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Masjid Al Aqsa Dimasuki Menteri Israel, Malaysia Sebut Tindakan Provokatif dan Berbahaya

Bayu Shaputra • Rabu, 8 April 2026 | 16:36 WIB
Tentara Israel melakukan penyerangan di Kompleks Masjidil Al Aqsa di Jerusalem, Palestina.
Tentara Israel melakukan penyerangan di Kompleks Masjidil Al Aqsa di Jerusalem, Palestina.

 

RADARSITUBONDO.ID - Tindakan seorang menteri dari Israel yang memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur pada Selasa (7/4) menuai kecaman luas dari berbagai pihak. Salah satu respons tegas datang dari pemerintah Malaysia yang menilai langkah tersebut sebagai tindakan provokatif.

Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan saat kompleks Al Aqsa dalam kondisi tertutup bagi umat Muslim. Kondisi itu dinilai memperparah pelanggaran yang terjadi karena menyangkut kesucian salah satu situs paling penting dalam Islam.

Malaysia menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional serta berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Baca Juga: Sekjen PBB Serukan Kepatuhan Hukum Internasional dalam Gencatan Senjata AS-Iran

Melalui Kementerian Luar Negeri atau Wisma Putra, Malaysia menyampaikan bahwa langkah tersebut berpotensi merusak stabilitas kawasan sekaligus mencederai hak kebebasan beragama umat Islam di seluruh dunia.

Pemerintah Malaysia menekankan bahwa perlindungan terhadap Masjid Al Aqsa dan situs-situs suci lain di Yerusalem merupakan kewajiban yang tidak dapat dinegosiasikan dalam kerangka hukum internasional.

Selain itu, Malaysia menyerukan kepada komunitas global untuk memberikan respons tegas terhadap tindakan tersebut. Negara itu meminta agar Israel segera menghentikan berbagai aksi yang dinilai agresif, serta menghormati kesucian tempat-tempat ibadah dan mematuhi hukum humaniter internasional secara menyeluruh.

Baca Juga: Krisis Lini Depan Timnas Indonesia, Luke Vickery Jadi Solusi Naturalisasi

Wisma Putra juga menegaskan pentingnya langkah konkret dari komunitas internasional untuk mencegah terulangnya pelanggaran serupa.

Upaya tersebut dinilai penting demi memastikan seluruh situs suci di Yerusalem tetap aman, terlindungi, dan dapat diakses oleh semua umat beragama tanpa diskriminasi.

"Malaysia menegaskan kembali solidaritas teguhnya terhadap rakyat Palestina serta komitmennya dalam melindungi warisan agama, budaya, dan nasional mereka," demikian keterangan Wisma Putra.

Dalam pernyataannya, Malaysia juga kembali menegaskan dukungan penuh terhadap pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat. Negara tersebut menekankan pentingnya batas wilayah sebelum tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Sebelumnya, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dilaporkan memasuki kompleks Masjid Al Aqsa. Aksi tersebut dinilai sebagai langkah provokatif yang memicu kecaman dari sejumlah negara di kawasan Arab dan memperuncing ketegangan yang telah berlangsung lama di wilayah tersebut.

Editor : Bayu Shaputra
#Menteri Israel #Yerusalem Timur #Masjid Al Aqsa #malaysia