Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Melania Trump Bantah Hubungan dengan Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell

Bayu Shaputra • Jumat, 10 April 2026 | 18:55 WIB
Melania Trump. (The Guardian)
Melania Trump. (The Guardian)

 

RADARSITUBONDO.ID - Melania Trump akhirnya angkat bicara terkait isu lama yang kembali mencuat mengenai hubungannya dengan Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell. Dalam pernyataan resmi kepada wartawan pada Kamis, ia menegaskan tidak pernah memiliki hubungan pribadi dengan keduanya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum resmi dengan pidato yang telah dipersiapkan sebelumnya. Lokasi penyampaiannya pun sama dengan ruangan yang sebelumnya digunakan Donald Trump saat menyampaikan pidato terkait situasi perang di Iran pekan lalu.

“Saya tidak pernah berteman dengan Epstein,” ujar Melania Trump. “Saya bukan korban Epstein. Epstein tidak mengenalkan saya kepada Donald Trump.”

Baca Juga: Liverpool Umumkan Kepergian Andrew Robertson, Laga Kontra Brentford Jadi Momen Pamitan

Ia menjelaskan bahwa kemunculan dirinya dalam lingkaran yang sama dengan Epstein semata-mata karena faktor sosial. Menurutnya, pertemuan dalam acara yang sama merupakan hal wajar mengingat adanya irisan pergaulan di New York dan Palm Beach.

Melania juga menanggapi isu terkait komunikasi dengan Maxwell yang sempat menjadi sorotan publik. Ia membantah adanya hubungan khusus dan menegaskan bahwa interaksi yang terjadi hanyalah sebatas formalitas.

“Balasan email saya kepada Maxwell tidak dapat dikategorikan lebih dari sekadar korespondensi biasa,” katanya. “Balasan sopan saya terhadap emailnya tidak lebih dari sekadar catatan sepele.”

Baca Juga: Friedrich Merz Kritik Keras Israel, Konflik Lebanon Dinilai Hambat Proses Damai

Dalam penjelasannya, Melania mengungkapkan bahwa pertemuan pertamanya dengan Epstein terjadi pada tahun 2000 dalam sebuah acara yang dihadiri bersama suaminya. Saat itu, ia masih dikenal dengan nama Melania Knauss.

“Saya belum pernah bertemu Epstein dan tidak mengetahui perbuatan kriminalnya,” ujarnya. Ia juga mengingatkan publik untuk lebih berhati-hati dalam menyaring informasi yang beredar, terutama di media sosial.

“Banyak gambar dan pernyataan palsu tentang Epstein dan saya telah beredar di media sosial selama bertahun-tahun. Berhati-hatilah dengan apa yang Anda percayai,” lanjutnya.

Isu ini kembali mencuat setelah dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman awal tahun ini memuat percakapan singkat yang diduga melibatkan Melania Trump dan Maxwell. Dalam dokumen tersebut, terdapat sebuah email yang ditutup dengan kalimat “Dengan cinta, Melania.”

Meski alamat pengirim dan penerima disensor, dokumen lain menunjukkan adanya balasan dari pihak yang diidentifikasi sebagai “G. Max”. Percakapan tersebut terjadi pada Oktober 2002 dengan subjek “HI!” dan diawali sapaan “Dear G!”. Isi pesan menyinggung sebuah artikel mengenai Epstein di majalah New York serta menanyakan kabar perjalanan penerima.

Balasan dari “G. Max” menyebut bahwa mereka sedang dalam perjalanan kembali ke kota, namun belum memiliki waktu untuk bertemu dan hanya berjanji akan mencoba menghubungi.

Baca Juga: WFH ASN 2026 Setiap Jumat Berlaku Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Bukan Hari Libur

Percakapan tersebut bertepatan dengan terbitnya profil tentang Epstein di New York Magazine yang menampilkan sosoknya secara positif, termasuk foto Maxwell bersama Epstein. Meski demikian, bagian dokumen yang disensor membuat tidak ada kepastian mutlak mengenai identitas pengirim email tersebut.

Di sisi lain, catatan pergaulan menunjukkan bahwa Maxwell pernah berada dalam lingkaran sosial yang sama dengan Melania di Palm Beach. Bahkan, pada November 2002, keduanya sempat terekam dalam satu acara di New York bersama Donald Trump dan model ternama Naomi Campbell dalam agenda Dolce & Gabbana.

Perkembangan lain muncul pada Januari 2003, ketika Maxwell diketahui memberikan buku ucapan ulang tahun ke-50 kepada Epstein. Buku tersebut berisi pesan dari sejumlah rekan dan kolega, termasuk ilustrasi dan catatan misterius atas nama Donald Trump.

Baca Juga: Fitur Baru Instagram, Komentar Kini Bisa Diedit dalam 15 Menit

Selain memberikan klarifikasi, Melania juga mendorong langkah lanjutan dalam penanganan kasus Epstein. Ia meminta Kongres untuk menggelar sidang terbuka yang menghadirkan kesaksian para korban di bawah sumpah.

Seruan tersebut mendapat respons dari anggota Komite Pengawas DPR dari California, Robert Garcia. Ia menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut dan mendesak agar sidang terbuka segera dijadwalkan.

“Kami setuju dengan seruan Ibu Negara Melania Trump untuk mengadakan sidang terbuka dengan para korban Jeffrey Epstein,” ujarnya. “Kami mendorong Ketua Comer untuk segera menindaklanjuti permintaan tersebut.”

Editor : Bayu Shaputra
#Melania Trump #Ghislaine Maxwell #email Epstein #Jeffrey Epstein