Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Donald Trump Siap Hadiri Perundingan Damai Iran Jika Kesepakatan Disetujui

Bayu Shaputra • Jumat, 17 April 2026 | 17:34 WIB
Presiden Donald Trump.
Presiden Donald Trump.

 

RADARSITUBONDO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan sikapnya terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan damai dengan Iran yang disebut-sebut akan ditandatangani di Islamabad, Pakistan.

Trump membuka peluang untuk hadir langsung dalam perundingan tersebut apabila Teheran telah menyetujui hampir seluruh poin yang diajukan oleh Washington.

Dalam pernyataannya kepada wartawan, seperti dilaporkan Reuters, Trump menunjukkan nada optimistis terkait perkembangan situasi.

Pernyataan itu disampaikan di halaman Gedung Putih saat dirinya bersiap melakukan perjalanan ke Nevada dan Arizona.

Ia menilai peluang tercapainya kesepakatan cukup besar, bahkan mengisyaratkan bahwa keterlibatannya secara langsung dalam proses diplomasi bisa terjadi.

Baca Juga: Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan BUMN, Pendaftaran Hingga 24 April 2026

Trump juga menyinggung soal gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berakhir pada pekan depan. Ia menyebut opsi perpanjangan masih terbuka, meski menganggap langkah tersebut kemungkinan tidak diperlukan jika kesepakatan damai segera tercapai.

“Jika kesepakatan ditandatangani di Islamabad, saya mungkin akan pergi. Mereka menginginkan saya,” ujar Trump.

Selain itu, tanpa menyertakan bukti rinci, Trump mengklaim bahwa Iran telah menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan uranium yang telah diperkaya. Ia juga mengaitkan kondisi tersebut dengan dampak dari serangan udara gabungan AS-Israel pada tahun sebelumnya.

Dalam kerangka yang lebih luas, Trump terus mendorong tercapainya kesepakatan yang mencakup penghentian program nuklir Teheran sebagai bagian dari penyelesaian konflik.

Di sisi lain, Trump kembali menegaskan keyakinannya bahwa konflik dengan Iran yang saat ini berada dalam masa gencatan senjata selama dua pekan berada di titik akhir. Dalam wawancara dengan Fox News, ia menyebut situasi perang “sangat dekat untuk berakhir”.

Ia juga memberi sinyal bahwa pembicaraan damai langsung antara Washington dan Teheran berpotensi segera dimulai kembali. Upaya ini disebut akan mendapat dukungan dari Pakistan sebagai pihak yang berperan dalam memfasilitasi jalur diplomasi.

Editor : Bayu Shaputra
#Islamabad #iran #Amerika Serikat #Donald Trump