Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Iran Buka Selat Hormuz, PBB Sebut Langkah Tepat di Tengah Gencatan Senjata

Bayu Shaputra • Sabtu, 18 April 2026 | 14:45 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (The Guardian)
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (The Guardian)

 

RADARSITUBONDO.ID - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyambut positif keputusan Iran membuka kembali Selat Hormuz di tengah periode gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

Sikap tersebut disampaikan melalui juru bicara PBB Stephane Dujarric yang menilai langkah Teheran sebagai keputusan yang tepat dalam menjaga stabilitas kawasan.

Menurut Dujarric, pembukaan jalur strategis tersebut memberi sinyal positif bagi upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah, terutama setelah eskalasi konflik yang sempat mengganggu lalu lintas perdagangan global.

Ia menegaskan bahwa akses bebas bagi kapal komersial menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan internasional.

Baca Juga: Inter Menang Telak atas Cagliari, Unggul 15 Poin dari Milan

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa aktivitas pelayaran dan perdagangan di Selat Hormuz kembali dibuka sepenuhnya selama masa gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari komitmen Iran untuk menjaga situasi tetap kondusif sambil melanjutkan proses diplomasi.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran masih akan diberlakukan hingga tercapai kesepakatan final dengan Teheran. Ia menyebut bahwa sejumlah poin penting dalam negosiasi telah dibahas, meskipun belum mencapai titik temu.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Tumbang dari Madura United, Rivera Ungkap Suasana Ruang Ganti

“Saya Sekretaris Jenderal (PBB) menyambut pengumuman hari ini oleh Republik Islam Iran bahwa Selat Hormuz sepenuhnya terbuka untuk semua kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata. Sekretaris Jenderal menganggap ini sebagai langkah yang tepat,” kata Dujarric, Sabtu (18/4).

PBB juga menekankan pentingnya seluruh pihak yang terlibat dalam konflik untuk menghormati prinsip kebebasan navigasi. Hal ini dinilai krusial untuk mencegah gangguan lebih lanjut terhadap jalur perdagangan internasional yang melewati kawasan tersebut.

“Saya Sekretaris Jenderal tetap mendukung penuh upaya diplomatik untuk menemukan jalan damai keluar dari konflik saat ini. Beliau juga berharap bahwa, bersama dengan gencatan senjata, langkah ini akan berkontribusi untuk menciptakan kepercayaan antara para pihak dan memperkuat dialog yang sedang berlangsung yang difasilitasi oleh Pakistan,” ujar Dujarric.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur serta menimbulkan korban sipil.

Baca Juga: Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Ini Daftar Terbarunya

Upaya diplomasi kemudian dilakukan pada 11 April melalui pertemuan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad, menyusul pengumuman gencatan senjata selama dua pekan oleh Trump.

Namun sehari setelahnya, Wakil Presiden JD Vance menyatakan bahwa kedua negara belum berhasil mencapai kesepakatan menyeluruh.

Editor : Bayu Shaputra
#Antonio Guterres #iran #Selat Hormuz #pbb