Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Adik Presiden Irlandia Diculik Israel Saat Ikut Misi Kemanusiaan Gaza

Bayu Shaputra • Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB
Ilustrasi kapal Global Sumud Flotilla. (ANTARA)
Ilustrasi kapal Global Sumud Flotilla. (ANTARA)

 

RADARSITUBONDO.ID - Pasukan Zionis Israel dilaporkan menangkap sejumlah aktivis internasional yang mengikuti pelayaran kemanusiaan menuju Jalur Gaza.

Salah satu yang disebut ikut ditahan adalah Margaret Connolly, adik perempuan Presiden Irlandia Catherine Connolly.

Informasi tersebut dilaporkan media Irlandia, Irish Independent, pada Senin. Dalam laporan itu disebutkan bahwa Margaret Connolly menjadi satu dari enam warga negara Irlandia yang berada dalam rombongan Global Sumud Flotilla (GSF) dan ikut diamankan pasukan Israel.

Baca Juga: Antoine Griezmann Resmi Tinggalkan Atletico Madrid, Akui Gabung Barcelona Adalah Kesalahan

Koalisi Global Sumud Flotilla menyatakan bahwa pasukan Zionis Israel mencegat sedikitnya 10 kapal dari total sekitar 60 kapal yang tergabung dalam konvoi bantuan kemanusiaan tersebut. Pencegatan disebut terjadi di perairan internasional, sekitar 70 mil laut dari Pulau Siprus.

Dalam keterangan yang disampaikan penyelenggara, enam dari 15 peserta asal Irlandia dilaporkan ikut ditangkap saat operasi pencegatan berlangsung. Setelah insiden itu, pihak koalisi merilis rekaman video beberapa aktivis yang dibuat sebelum kapal mereka dicegat.

Salah satu video menampilkan Margaret Connolly. Dalam rekaman tersebut, dia menyampaikan pesan apabila dirinya kehilangan kontak setelah operasi pencegatan dilakukan.

"Jika anda menyaksikan video ini, berarti saya telah diculik dari kapal saya oleh pasukan penjajah Israel, dan saya saat ini ditahan secara ilegal di penjara Israel," ucap Margaret Connolly dalam video tersebut.

Baca Juga: Kasus Korupsi K3, Noel Ebenezer Sebut Tuntutan Jaksa KPK Tidak Masuk Akal

Dia juga menyampaikan kebanggaannya dapat bergabung dalam misi kemanusiaan yang disebut sebagai flotilla terbesar sejauh ini menuju Jalur Gaza.

"Saya sangat bangga ikut serta dalam flotila ini, menjadi yang terbesar hingga saat ini," katanya.

Pasukan Zionis Israel pada Senin dilaporkan menyerang dan mengambil alih konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang berupaya menembus blokade terhadap Jalur Gaza. Dalam operasi tersebut, sekitar 100 aktivis dari berbagai negara dilaporkan ditangkap.

Konvoi bantuan itu terdiri dari lebih dari 50 kapal yang berangkat dari Marmaris, Turki, pada Kamis lalu.

Pelayaran tersebut menjadi upaya terbaru kelompok solidaritas internasional untuk menyalurkan bantuan dan menembus blokade Israel terhadap Gaza yang telah berlangsung sejak 2007.

Baca Juga: Sembilan WNI dalam Misi Global Sumud Flotilla Diduga Ditahan Militer Israel

Penyelenggara menyebut total peserta misi mencapai 426 orang. Mereka berasal dari 39 negara, termasuk Turki, Jerman, Amerika Serikat, Indonesia, Argentina, Australia, Irlandia, Inggris, Prancis, Italia, Kanada, Pakistan, Mesir, Tunisia, hingga Selandia Baru.

Selain membawa pesan solidaritas internasional, pelayaran ini juga disebut sebagai bentuk protes terhadap situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang terus memburuk akibat konflik berkepanjangan dan pembatasan akses bantuan.

Sebelumnya, pasukan Zionis Israel juga dilaporkan melakukan serangan terhadap konvoi bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla di wilayah pesisir Pulau Kreta, Yunani, pada 29 April lalu.

Insiden itu menambah rangkaian ketegangan yang terjadi dalam upaya pengiriman bantuan internasional menuju Gaza melalui jalur laut.

Editor : Bayu Shaputra
#Global Sumud Flotilla #adik Presiden Irlandia #Margaret Connolly