Rumah Angker Naik Daun di Jepang! Jepang Punya Profesi Unik Pemburu Hantu Bersertifikat

Titin Wulandari • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 11:00 WIB
PROPERTI JEPANG : Muncul profesi penyelidik hantu profesional yang memeriksa rumah dengan metode ilmiah.(Foto:Pixabay)
PROPERTI JEPANG : Muncul profesi penyelidik hantu profesional yang memeriksa rumah dengan metode ilmiah.(Foto:Pixabay)

Radarsitubondo.id - Kenaikan harga properti yang terus terjadi di Jepang melahirkan fenomena unik di pasar perumahan. Semakin banyak masyarakat yang mulai mengabaikan stigma terhadap rumah dengan riwayat kematian tragis atau tidak wajar, yang dikenal sebagai jiko bukken. Di tengah tren tersebut, muncul profesi tak lazim yang kini semakin dibutuhkan, yakni penyelidik hantu profesional.

Tugas mereka bukan sekadar mencari cerita mistis, melainkan memastikan sebuah properti benar-benar aman dari dugaan aktivitas paranormal sebelum dipasarkan kepada calon pembeli maupun penyewa. Layanan ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap rumah yang memiliki sejarah kelam.

Salah satu nama yang cukup dikenal di bidang tersebut adalah Kazutoshi Kodama, seorang konsultan properti yang juga menjalankan jasa investigasi paranormal berbasis ilmiah. Baru-baru ini, ia melakukan pemeriksaan mendalam terhadap sebuah rumah di kawasan Chiba, wilayah permukiman yang berada tidak jauh dari Tokyo.

Baca Juga: Shio Paling Panas Hari Ini 28 Juli, Uang, Cinta, dan Karier Berpihak pada Shio Ini, yang Lain Harus Gigit Jari

Rumah tersebut menyimpan kisah tragis. Tujuh tahun lalu, seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia setelah mengakhiri hidupnya di kamar mandi. Beberapa tahun kemudian, putranya yang tinggal seorang diri juga meninggal di rumah yang sama. Kondisi itu baru diketahui sekitar sepuluh hari setelah kematiannya.

Untuk memastikan tidak ada fenomena yang dianggap tidak biasa, Kodama melakukan investigasi secara langsung dengan menginap di rumah tersebut hampir 20 kali. Pemeriksaan dilakukan pada rentang waktu yang dianggap paling rawan muncul laporan aktivitas misterius, yakni mulai pukul 22.00 hingga 06.00 pagi.

Selama proses investigasi, ia tidak mengandalkan cerita mistis atau ritual tertentu. Sebaliknya, seluruh pemeriksaan dilakukan menggunakan pendekatan ilmiah dengan berbagai perangkat pengukur modern.

Peralatan yang digunakan antara lain kamera termal untuk mendeteksi perubahan suhu, alat pengukur medan elektromagnetik, pengukur tekanan udara, termometer, hingga perekam suara digital. Semua data dicatat secara berkala setiap jam guna memastikan tidak ada anomali yang sulit dijelaskan secara logis.

Baca Juga: Diduga Curi Ayam Aduan, Warga Buleleng Tewas Dihakimi Massa, Nasib Tiga Anak Jadi Sorotan

Jika selama proses investigasi tidak ditemukan gangguan elektromagnetik yang tidak wajar, perubahan lingkungan yang sulit dijelaskan, maupun indikasi aktivitas supranatural lainnya, perusahaan akan menerbitkan sertifikat khusus.

Dokumen tersebut menjadi bukti bahwa properti telah diperiksa dan tidak ditemukan fenomena paranormal berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan. Sertifikat ini kemudian digunakan untuk meningkatkan kepercayaan calon pembeli atau penyewa.

Langkah tersebut dinilai penting karena rumah berstatus jiko bukken selama ini kerap mengalami penurunan nilai jual yang cukup signifikan. Sejumlah survei menunjukkan harga properti dengan riwayat kematian tragis dapat turun sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan rumah serupa di lokasi yang sama.

Meningkatnya popularitas jasa investigasi paranormal tidak terlepas dari kondisi pasar properti Jepang yang semakin kompetitif. Harga rumah dan apartemen yang terus naik membuat sebagian masyarakat mulai mempertimbangkan properti yang sebelumnya dihindari karena faktor stigma.

Bagi banyak calon pembeli, selisih harga yang lebih murah menjadi daya tarik tersendiri. Namun mereka tetap membutuhkan jaminan bahwa rumah tersebut layak dihuni dan tidak menyimpan risiko yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan psikologis.

Baca Juga: Dana Desa Menyusut, Honor Kader Posyandu di Situbondo Ikut Terpangkas

Sejak didirikan pada 2022 hingga September tahun lalu, perusahaan yang dijalankan Kodama tercatat telah memeriksa ratusan properti dengan riwayat kematian di berbagai wilayah Jepang. Tren ini menunjukkan perubahan pola pikir masyarakat yang semakin mengedepankan pendekatan rasional dibandingkan kepercayaan lama terkait rumah yang dianggap membawa kesialan.

Fenomena tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana tekanan ekonomi dan mahalnya harga properti mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap hunian yang sebelumnya sulit dipasarkan karena reputasi masa lalunya.(*)

Editor : Titin Wulandari
jiko bukken Jepang rumah berhantu Jepang penyelidik hantu harga properti Jepang