Presiden Turki Erdogan Soroti Upaya Netanyahu Geser Isu Palestina

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:15 WIB
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (JawaPos)
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (JawaPos)

 

RADARSITUBONDO.ID - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menilai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berupaya memanfaatkan kekacauan dan konflik baru di kawasan Timur Tengah untuk menggeser persoalan Palestina dari perhatian dunia internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Erdogan pada Rabu (12/8) setelah menggelar pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ankara.

Pertemuan itu membahas perkembangan terbaru terkait Palestina serta situasi kawasan yang terus diwarnai ketegangan.

Baca Juga: BGN Buka Saluran Pengaduan MBG untuk Guru, Bisa Laporkan Temuan di Sekolah

Erdogan mengatakan pemerintah Netanyahu memiliki kepentingan untuk memanfaatkan situasi konflik yang berkembang di Timur Tengah. Menurut dia, kondisi tersebut digunakan untuk mengurangi perhatian masyarakat internasional terhadap persoalan Palestina.

"Tujuan pemerintah Netanyahu yakni memanfaatkan kekacauan dan konflik baru di kawasan untuk mengeluarkan Palestina dari agenda kemanusiaan bersama," kata Erdogan usai pertemuan tersebut, sebagaimana dikutip kantor presiden.

Presiden Turki itu menegaskan bahwa upaya tersebut tidak akan berhasil. Erdogan memastikan persoalan Palestina tetap menjadi salah satu perhatian utama Turki dan akan terus ditempatkan dalam agenda internasional.

Ia juga menyampaikan bahwa Turki akan tetap memberikan dukungan kepada Palestina di tengah berbagai serangan, pelanggaran, dan provokasi yang terjadi di wilayah Palestina.

Dukungan tersebut, kata Erdogan, termasuk terhadap upaya menjaga situs-situs suci yang berada di wilayah tersebut.

Turki secara khusus menyoroti kondisi Masjid Al-Aqsa di Yerusalem dan Masjid Ibrahimi di Hebron. Kedua tempat tersebut memiliki posisi penting bagi umat Islam dan selama ini menjadi bagian dari isu sensitif dalam konflik Israel-Palestina.

Erdogan menegaskan bahwa berbagai tekanan yang diberikan tidak akan membuat perjuangan Palestina berhenti. Ia justru menilai tekanan tersebut dapat semakin memperkuat dukungan terhadap perjuangan Palestina di tengah masyarakat.

"Apa pun yang mereka lakukan, mereka tidak akan berhasil. Semakin keras mereka berusaha menghancurkan, semakin kuat juga perjuangan Palestina yang tumbuh di hati masyarakat," kata presiden Turki tersebut.

Baca Juga: Persib Bandung Gelar TC di Bali, Marc Klok Fokus Bangun Chemistry dengan Pemain Baru

Pernyataan Erdogan disampaikan ketika ketegangan di Timur Tengah kembali menjadi perhatian negara-negara Arab dan Muslim.

Situasi di Yerusalem serta kondisi situs-situs suci menjadi salah satu persoalan yang terus mendapat sorotan dalam pertemuan diplomatik kawasan.

Selain Turki, Yordania juga menyampaikan kekhawatiran terhadap perkembangan situasi di kawasan. Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan tindakan Israel berpotensi mendorong Timur Tengah menuju konflik yang semakin bernuansa agama.

Safadi menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan tingkat menteri yang diikuti sejumlah negara Arab dan Muslim. Pertemuan itu digelar untuk membahas dukungan terhadap Yerusalem serta perlindungan terhadap situs-situs sucinya.

Baca Juga: Awas Salah Langkah! Ramalan Zodiak Hari Ini Ungkap 3 Zodiak Sedang Berada di Titik Rawan

Kekhawatiran tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap kondisi Yerusalem dan tempat-tempat suci di Palestina.

Negara-negara Arab dan Muslim menilai perkembangan di kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan persoalan politik, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas regional dan hubungan antaragama.

Sementara itu, Erdogan kembali menempatkan persoalan Palestina sebagai isu yang menurutnya tidak boleh tersingkir dari perhatian internasional.

Ia menegaskan bahwa perubahan dinamika konflik di Timur Tengah tidak semestinya membuat persoalan Palestina kehilangan ruang dalam agenda kemanusiaan dunia.

Pertemuan Erdogan dan Abbas di Ankara sekaligus memperlihatkan upaya Turki mempertahankan posisi politiknya dalam isu Palestina.

Turki selama ini menyatakan dukungan terhadap perjuangan Palestina dan menyoroti persoalan yang berkaitan dengan wilayah serta situs-situs suci di Yerusalem dan Hebron.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Recep Tayyip Erdogan Benjamin Netanyahu Palestina