RadarSitubondo.id – Agus Salam warga Dusun Pareyaan Utara, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, meninggal dunia, Minggu malam (30/10).
Nahasnya, pria 36 tahun itu harus menghembuskan nafas terakhir di atas tiang PLN akibat tersengat aliran listrik.
Informasi yang dihimpun koran ini, Agus dan Taufik warga setempat saat kejadian memang sedang memperbaiki lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sekitar pukul 15.00. Namun lampu tak kunjung hidup hingga larut malam.
Karena lampu PJU tidak berfungsi, Taufik dan Agus beristirahat. Nah sekitar pukul 18.30 Agus memaksa untuk memperbaki lampu kembali. Dia mencoba naik ke atas tiang yang ada di belakang Kantor Balai Desa Sumberkolak.
Saat itu, Agus naik seorang diri menggunakan tangga. Setelah jaringan kabel selesai diperbaiki, kabel yang belum dibungkus mengenai tubuh Agus. Akibatnya, agus kesetrum dan tidak bisa terlepas dari sengatan listrik.
"Sebelum tubuhnya menggelantung, korban sempat bilang aduh-aduh, tapi setelah dilihat ternyata tubuh korban menggelantung. Pada saat itulah, saya langsung menghubungi petugas PLN, sehingga petugas PLN mematikan aliran listrik di jalur tersebut," ujar Taufik, Senin (30/10.
Begitu aliran listrik dimatikan oleh petugas PLN, tubuh korban dilarikan ke RS Elizabeth Situbondo. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong. Sehingga jasad korban langsung dibawa ke rumah duka.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RS Elizabeth Situbondo, sebetulnya korban sudah meninggal di lokasi kejadian. Diduga kuat ya mati saat masih di atas tiang," imbuh Taufik.
Kapolsek Panarukan, Situbondo AKP Efendi Nawawi mengatakan, begitu mendapat informasi warga kesetrum listrik, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian. Petugas juga ikut mengevakuasi tubuh korban ke RS Elizabeth Situbondo.
"Almarhum murni meninggal akibat tersengat listrik, dan keluarga menolak untuk diotopsi. Sehingga jasad korban langsung diserahkan kepada keluarganya. Sebelum jasad almarhum diserahkan, keluarga sudah menulis surat pernyataan," tutup Kapolsek. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin