Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jamaah Umrah Polisikan PT. Berkah Zam-Zam, Diberi Tiket Penerbangan Palsu, Hingga Tak Dapat Jatah Makan

Humaidi. • Selasa, 14 November 2023 | 14:50 WIB
INGIN TAK ADA KORBAN LAGI: H. Haritrianto menunjukkan berkas pengaduan PT Berkah Zam-Zam Wisata di halaman Mapolres Situbondo, kemarin (13/11).
INGIN TAK ADA KORBAN LAGI: H. Haritrianto menunjukkan berkas pengaduan PT Berkah Zam-Zam Wisata di halaman Mapolres Situbondo, kemarin (13/11).

RadarSitubondo.id - PT. Berkah Zam-Zam Wisata akhirnya diadukan ke Mapolres Situbondo, Senin (13/11).

Travel haji dan umrah tersebut diduga kuat sudah memberikan dua tiket penerbangan palsu kepada sejumlah jamaah umrah yang menggunakan jasanya saat ke Tanah Suci.

Warga yang melaporkan PT Zam-Zam ke Mapolres Situbondo adalah H. Haritrianto.

Dia mengatakan kedatangannya ke Mapolres Situbondo untuk mengadukan PT Zam-zam terkait pengalaman-pengalamannya selama  melakukan ibadah umrah  menggunakan PT Zam-Zam.

“Banyak pengalaman pahit yang sudah kami alami saat umrah bersama PT. Zam-Sam. Makanya kami harus laporkan biar tidak terjadi kepada orang lain,” kata pria yang akrab disapa Haji Hari tersebut.

Dia menceritakan, dirinya umrah bersama 36 jamaah lainnya pada tanggal 30 Agustus  2023.

Saat itulah dia mengaku telah didzalimi dengan pelayanan PT. Zam-Sam.

Sebab, satu rombongan yang sudah membayar Rp 27 jutaan dengan program umrah sembilan hari berubah menjadi 14 hari akibat persoalan internal PT Zam-Zam dengan pihak hotel.

“Kami berangkat tanggal 30 Agustus harusnya pulang tanggal 07 September. Karena ada masalah kami harus pulang tanggal 14 September. Kalau waktunya bertambah, tentu kami banyak mengeluarkan uang pribadi dan pengeluaran juga bertambah,” kata Hari.

Kata dia, selama perjalanan sejumlah jamaah umrah juga diberi dua tiket palsu.

Diduga kuat tiket tersebut sengaja diberikan agar jamaah bisa percaya kepada PT. Zam-Zam.

Sehingga, dengan cara itu ketika ada jadwal yang tidak sesuai dengan perjanjian, setidaknya bisa menyalahkan pihak lain. Misalnya jadwal penerbangan kapal.

“Kami menerima tiket palsu saat ingin pulang. Kami diberi dua  tiket penerbangan dari  Jeddah ke Mumbai dan dari Mumbai ke Jakarta. Ternyata dua tiket yang diberikan bersamaan semuanya palsu. Saat kami terima ya sudah yakin mau pulang ke tanah air, ternyata palsu,’” kata Hari.

Selain itu, para jamaah umrah sempat dikurung di dalam bus. Alasannya Pt. Zam-Zam tidak membayar ongkos kepada bus yang digunakan jamaah umrah.

Akhirnya, jamaah ribut bahkan panik akibat terkurung dalam bus selama empat jam.

“Kami ditahan tidak boleh turun sekitar empat jam oleh sopir bus.  Selama dari Jeddah ke Jakarta juga tidak diberi makan dan menyebabkan satu orang meninggal di dalam perjalanan, meninggal akibat dihedrasi,” ucap Hari.

Dia berharap pengaduan tersebut bisa ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum (APH) di Polres Situbondo.

Setidaknya polisi tidak menunggu korban yang lebih banyak lagi. Apalagi masyarakat banyak yang mudah percaya begitu diiming-imingi persoalan agama.

“PT. Zam-zam ini sudah memberikan promosi yang tidak sehat sehingga cenderung  akan membuat banyak orang  tergiur. Jangan sampai masyarakat dibodohi dengan cara bayar DP lalu tidak ada apa-apa,” tutup Hari.

Pantauan koran ini, pengaduan tersebut diterima langsung oleh bagian penyidik Pidkor Polres Situbondo.

Dalam pengaduan tersebut polisi sudah mengantongi  berkas pengaduan. Sedangkan bukti-bukti yang lain diminta pada saat pemeriksaan.

“Benar sudah ada pengaduan masalah Pt Zam-Zam. Pengaduannya sudah kami terima, nanti akan kami mintai keterangan dari sejumlah saksi termasuk memanggil pihak PT. Zam-Zam,” tutup Kasihumas Polres Situbondo Iptu Achmad Sutrisno.

Direktur PT Berkah Zam-zam Wisata belum berhasil dikonfirmasi Koran ini. Dihubungi melalui pesan WhatsApp pukul 18.00, namun belum terbaca dan masih centang satu. Ditelepon juga tidak diangkat. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #polres situbondo #Zam Zam Tour dan Travel #umrah