PANARUKAN, RadarSitubondo.id - Rumah Sukiatina, 80, warga Kampung Pareyaan Utara, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, roboh.
Bangunan tempat tinggal nenek tersebut rata dengan tanah akibat diguyur hujan deras disertai angin kencang, Kamis malam (7/12) sekitar pukul 22.30.
Koordinator Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Puriyono mengatakan, hujan yang mengguyur Desa Sumberkolak dan sekitarnya cukup deras.
Akibatnya rumah berukuran 8 x 6 meter itu tidak kuat menahan beban hingga roboh.
“Rumahnya sudah dimakan usia, banyak bagian kayu yang keropos. Jadi saat diguyur hujan dan angin kencang rumah Nenek Tina roboh,” kata Puriyono.
Beruntung, rumah bagian depan tidak sampai ikut roboh, sehingga nenek Tina selamat dari bahaya.
Sebab, saat kejadian sedang berada di bagian depan.
“Yang roboh total hanya di bagian belakang saja. Untung bagian depan tidak sampai roboh, waktu itu nenek Tina sedang tiduran di depan pintu,“ tegas Puriyono.
Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut.
Nenek Tina memang sudah tinggal sendirian.
Tapi banyak perabotan yang hancur akibat reruntuhan gedung dan genteng.
“Barang-barang pecah belah seperti piring, gelas dan kaca lemari hancur. Total kerugiannya kurang lebih Rp 25 juta,” tutup Puriyono. (pri)
Editor : Edy Supriyono