JANGKAR, RadarSitubondo.id - Kusnadi, warga Kampung Panapan, Desa Dopet, Kecamatan Jangkar, babak belur dihajar warga setempat, kemarin (19/12).
Itu, setelah residivis pencurian motor (curanmor) itu ketahuan saat mencongkel rumah tetangganya, Sujiriyanto sekitar pukul 02.30 dini hari.
Tak tanggung-tanggung, Kusnadi mencongkel dua rumah sekaligus dalam satu malam.
Yaitu rumah Sujiriyanto dan rumah Budiyono.
Kusnadi tidak berhasil melakukan pencurian di rumah Suji.
Kala itu, Suji terbangun dari tidurnya sehingga Kusnadi melarikan diri.
Akhirnya Suji menghubungi sejumlah warga melalui pesan WhatsApp.
Tak berselang lama, Kusnadi malah masuk ke rumah korban kedua dengan cara yang sama, yaitu mencongkel jendela lalu masuk ke bagian ruang tamu.
Saat itulah, Kusnadi diteriaki maling dan melarikan diri.
Tak lama kemudian puluhan warga berkumpul dan mengejar Kusnadi.
Sekitar 200 meter dari rumah korban, Kusnadi berhasil diringkus dan dihajar warga hingga babak belur.
Saat berada di tengah kepungan warga, Kusnadi diklarifikasi untuk mengakui perbuatannya termasuk anggotanya.
Namun, dia tidak menyebutkan temannya yang diduga berhasil melarikan diri, meskipun ditodong menggunakan senjata tajam (Sajam).
Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polsek Jangkar untuk dimintai keterangan dan ditindak sesuai undang-undang yang berlaku.
"Benar kami sudah menerima dan mengamankan terduga pelaku pencurian, dan pelaku masih kami periksa," tegas Kapolsek Jangkar Iptu Agus Siswanto.
Kata Agus, barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya satu buah stang jepit, satu buah potongan besi dengan panjang 25 centi meter, satu stel grendel jendela yang dirusak.
"Kami juga mengamankan pakaian pelaku, seperti celana pendek, ikat pinggang, sendal jepit dan topi milik pelaku," pungkas Agus. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono