Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sopir Sering Dirugikan Beli Tiket Kapal di Jangkar, Jadwal Keberangkatan Tidak Tepat, Ada Selisih Harga

Iwan Feriyanto • Sabtu, 13 Januari 2024 | 01:48 WIB
SIANG HARI:  Sejumlah kendaraan truk parkir di area Pelabuhan Jangkar, Kamis (11/1) kemarin. Kendaraan tersebut akan diberangkatkan ke Pelabuhan Lembar.
SIANG HARI:  Sejumlah kendaraan truk parkir di area Pelabuhan Jangkar, Kamis (11/1) kemarin. Kendaraan tersebut akan diberangkatkan ke Pelabuhan Lembar.

JANGKAR, RadarSitubondo.id – Sejumlah sopir kendaraan roda empat mengeluh lantaran sering kali terlambat mengantarkan barang saat melintas di Pelabuhan Jangkar.

Sebab, kurangnya informasi jadwal keberangkatan kapal yang akurat.

Salah satu sopir, Saleh mengatakan, kasus tersebut bermula ketika muncul adanya paguyuban penjualan tiket online.

Merekalah yang memproses semua tiket milik sopir itu. Sehingga, sopir tinggal terima tiket.

Hanya saja, banyak jadwal yang tidak sesuai dengan keberangkatan kapal. 

“Saya mau beli tiket berangkat jam 09.00 WIB misalnya. Tapi ketika setelah selesai beli tiket, itu saya baru berangkat nanti beberapa jam kemudian. Alasannya kapal yang berangkat jam  09.00 WIB itu sudah penuh,” ujarnya, Kamis (17/1) kemarin kepada wartawan koran ini.

Saleh mengikuti temannya membeli tiket melalui paguyuban itu. Sebab, dinilai cepat. Semula hampir tidak ada masalah.

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, banyak kasus yang merugikan sopir.

Saleh mengaku, kondisi tersebut membuat dirinya tidak bisa berbuat apa-apa.

Tiket yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan. Hanya bisa pasrah.

“Mau bagaimana lagi kalau sudah beli tiket tapi kapal yang mau angkut kita tidak ada. Terpaksa menunggu jadwal keberangkatan berikutnya,” jelasnya.

Saleh mengatakan, dirinya pernah berada di Pelabuhan Jangkar selama beberapa jam lantaran kapal belum datang.

Akibat masalah tersebut, barang yang akan dikirim ke luar pulau mengalami keterlambatan.

“Akhirnya saya yang dimarahi bos. Seharusnya dari Jakarta ke Lombok itu waktunya sekitar 25 jam sudah tiba di lokasi. Tapi saya ini justru terlambat karena lama di Jangkar,” ungkapnya.

Sementara itu, Zaki sopir lainnya mengatakan, selisih harga tiket yang tercantum pada sistem online dengan yang ditagihkan ke sopir terdapat selisih harga cukup besar.

Sehingga, keadaan ini membuat sopir rugi. “Misalnya harga tiket yang tercantum di online sekitar Rp 2 juta, pas bayar ada selisih harga sekitar 80 ribu,” ungkapnya.

Dijelaskan, perbedaan harga tiket di Pelabuhan Jangkar sangat mahal dibandingkan beberapa pelabuhan lainnya.

Rata-rata, di tempat lain sangat murah. Bahkan hampir tidak mencapai Rp 10 ribu.

“Kok di sini sangat mahal selisihnya sampai Rp 80 ribuan. Ini tentu memberatkan kami kalau sampai terjadi terus menerus di Jangkar,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Edy Supriyono
#pelabuhan jangkar situbondo #tiket online #asdp #Pemkab Situbondo