JANGKAR, RadarSitubondo.id – Sejumlah sopir truk mengeluhkan jaringan kabel yang melintas di tengah jalan menuju Pelabuhan Jangkar.
Sebab, kondisinya mengkhawatirkan lantaran sering tersangkut kendaraan.
Sehingga perlu ada perbaikan agar tidak mengganggu pengguna jalan.
Salah satu sopir truk, Asep mengatakan, selama ini dirinya merasa terganggu dengan kondisi jaringan kabel yang masih rendah.
Sebab, itu mengakibatkan lalu lintas menjadi terhambat ketika tersangkut pada bodi kendaraan lantaran harus memperbaiki terlebih dahulu.
“Bagaimana tidak terhambat, ini saja sering nyangkut-nyangkut. Kalau tidak hati-hati pada saat melintas pasti bisa putus,” ujarnya, Jumat (12/1) kemarin.
Asep mengaku, kondisi jalan tersebut membuat para sopir geram.
Meskipun selama ini sudah banyak yang menyampaikan keluhan tersebut kepada petugas, namun belum ada tindak lanjut secara maksimal.
“Untuk keluhan kabel sudah pernah kami utarakan kepada petugas di Pelabuhan. Bahwa ini memang sangat mengganggu bagi kami,”jelasnya.
Asep berharap, pemerintah segera memperbaiki masalah jaringan kabel tersebut sebelum memakan korban.
Sebab tidak menutup kemungkinan akan putus ketika terseret kendaraan.
“Khawatirnya saat malam hari ada kendaraan lewat lalu tersangkut kabel dan putus. Itu yang tidak kami inginkan,” harapnya.
Sementara itu, Saleh sopir truk lainnya mengatakan, jaringan kabel yang mengganggu kendaraan, itu membuat sopir kesulitan.
Saat kendaraan yang dikemudikan tersangkut kabel, maka harus diperbaiki sendiri.
“Kalau pas kebetulan tidak bawa kernet, itu yang sulit. Bagaimana kita mau mengangkat kabel yang tersangkut?,” ungkapnya.
Kemudian, masih kata Saleh, sebagian besar jaringan kabel yang mengganggu itu merupakan kabel listrik tegangan tinggi.
“Ini kabel kalau putus sangat berbahaya. Karena aliran listrik besar. Kemudian yang juga dikahwatirkan adalah, takut ada kabel yang kulit terkelupas dan mengenai besi truk. Pasti kesetrum sopirnya,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Edy Supriyono