BESUKI, RadarSitubondo.id - Si jago merah mengamuk di Dusun Ketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki.
Pom mini dan satu unit sepeda motor yang terletak di pinggir jalan pantura Besuki, itu hangus terbakar.
Sedangkan pasangan suami istri (pasutri) Johan dan Sulistiawati dilarikan ke RSUD Besuki.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.50. Saat itu, Johan baru datang mengisi BBM di SPBU terdekat. Begitu tiba di depan pom mini miliknya, langsung disambut oleh Sulistiawati.
Selanjutnya, Sulistiawati langsung mengambil selang dan menyalin BBM dari sepeda motor ke pom mini.
Tidak lama kemudian, muncul percikan api dari bagian pom mini yang diduga dari korsleting listrik.
Akibatnya, api langsung membesar dan menguasai pom mini sekaligus membakar sepeda motor yang dibuat untuk mengimbal BBM.
Melihat insiden tersebut, banyak warga yang berteriak dan mendekati lokasi kejadian.
Namun, usaha warga untuk memadamkan kobaran api tidak berhasil.
Sebab, semakin disiram api tambah besar dan membuat warga khawatir hingga menghubungi tim pemadam kebakaran (damkar) mako Situbondo yang disiagakan di Kecamatan Besuki.
“Api berhasil dijinakkan dengan dua armada damkar, satu unit milik damkar Situbondo satu unitnya lagi yang memang ada di pos Damkar Besuki. Tapi, sepeda motor dan kios tetap hangus terbakar. Kerugiannya ditaksir Rp 50 jutaan,” ungkap koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono.
Dikatakan, selain kerugian materi, pemilik pom mini juga menjadi korban jilatan si jago merah.
Johan dan Sulitiawati harus dilarikan ke RSUD Besuki untuk mendapatkan penanganan cepat dari tim medis.
“Kedua korban mengalami luka bakar dibawa ke RSUD Besuki untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Keduanya juga harus menjalani rawat inap rumah sakit,” tegas Puriyono.
Direktur RSUD Besuki, dr Imam Hariyono menegaskan, pasien luka bakar harus menjalani rawat inap di RSUD.
Mengingat, luka bakar dari Bbm menyebar di bagian badannya dan harus ditangani serius oleh tim medis.
“Kalau penjelasan dari tim medis, luka bakar di tubuh korban sekitar 13,5 persen. Luka ditemukan di bagian belakang, kaki dan bagian dada,” pungkas Imam. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono