BESUKI, RadarSitubondo.id - Bunga (nama samaran), 17, mencoba mengakhiri hidupnya di Pantai Cemara, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Rabu (18/1).
Beruntung gadis asal Desa Ketah Kecamatan Suboh, itu terselamatkan oleh salah warga sekitar pantai hingga berhasil dievakuasi.
Informasi yang dihimpun RadarSitubondo.id ini, Bunga masih duduk di bangku kelas 1 SMP.
Awalnya, dia terlihat warga berjalan dari pinggir pantai menuju ke tengah laut.
Begitu terlihat sudah melambaikan tangan baru warga bergegas dan menolong Bunga.
“Yang menolong memang warga sekitar pantai. Saat itu dikira mau mandi saja, tapi kok semakin ke tengah hingga tenggelam,” kata pria yang enggan disebutknya namanya, kemarin (18/1).
Pria yang mewanti-wanti namanya tidak disebutkan menjelaskan, gadis itu hampir meninggal dunia.
Andaikan warga tidak cepat melakukan penanganan kemungkinan nyawanya sudah melayang.
Sebab badan gadis tersebut sudah banyak dimasuki air laut.
“Andai yang menolong lambat, tidak tahu ya. Paling sudah meninggal. Kasihan saja sama anak itu (Bunga),” ujarnya.
Dia menjelaskan, gadis tersebut melakukan percobaan bunuh diri hanya gara-gara dimarahi oleh orang tuanya.
Begitu dimarahi, Bunga langsung jalan ke pinggir pantai dalam keadaan masih memakai seragam sekolah.
“Kalau saat di pinggir pantai ngakunya hanya mau bunuh diri, gara-gara dimarahi orang tuanya. Dimarahi karena apa, saya tidak tahu persis. Habis itu langsung dibawa ke Polsek Besuki,” Tegasnya.
Kapolsek Besuki, Iptu Agus Nur Mahmudi menegaskan, siswi SMP itu nekat melakukan tindakan percobaan bunuh diri hanya gara-gara dimarahi oleh ibunya. Sebab, Bunga sering bermain handphone.
“Ibunya mengakui kalau memarahi putirinya. Masak anak main HP terus mau dibiarkan, selanjutnya ibunya janji akan terus mengawasi anaknya,” kata Agus, singkat. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono