Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dishub Bantah Ada Paguyuban Jasa Tiket Online di Pelabuhan Jangkar

Iwan Feriyanto • Selasa, 23 Januari 2024 | 01:56 WIB
KEPALA Dinas Perhubungan Situbondo, Rikhwan Sugihartono.
KEPALA Dinas Perhubungan Situbondo, Rikhwan Sugihartono.

RadarSitubondo.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Situbondo, Rikhwan Sugihartono membantah adanya paguyuban jasa tiket online di Pelabuhan Jangkar.

Sebab, saat ini penumpang kapal dapat mengakses sendiri tiket tersebut  melalui aplikasi yang disediakan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) tanpa melalui pihak ketiga.

Pria yang akrab disapa Rikhwan itu mengatakan, penerapan sistem online sebetulnya sudah tepat.

Itu untuk memudahkan para penumpang kapal. Baik untuk perorangan maupun sopir kendaraan roda empat.

Mereka tidak perlu harus antre di tempat loket lagi hanya untuk membeli tiket.

“Penjualan tiket kapal di Pelabuhan Jangkar  sudah diterapkan sistem online oleh pihak ASDP. Itu artinya siapapun bisa melakukan pemesanan tiket dari mana saja. Bahkan bisa diakses oleh siapa saja,” ujarnya, Minggu (21/1) kemarin kepada wartawan koran ini.

Rikhwan menjelaskan, kemudahan tersebut sebaiknya dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Hal itu sebagai upaya untuk peningkatan pelayanan angkutan kapal.

Sehingga yang merasakan manfaatnya adalah para penumpang kapal.

“Apalagi sekarang hampir seluruh warga sudah memiliki HP (smart phone). Jadi, ketika mau bepergian menggunakan jasa angkutan laut, beli tiketnya tinggal pesan lewat hp, bukan lewat orang lagi,” jelasnya.

Selain itu, Rikhwan mempertanyakan keberadaaan paguyuban jasa tiket online yang dikeluhkan para sopir truk.

Sebab, selama ini pengelolaan Pelabuhan Jangkar tidak melibatkan pihak tersebut.

Bahkan, tidak ada peguyuban yang ada di sekitar pelabuhan.

“Kita tidak mendengar adanya paguyuban. Kan seharusnya kalau paguyuban itu ada strukturnya, ada anggotanya dan lainnya. Tapi yang saya ketahui tidak ada paguyuban tersebut,” ungkapnya.

Akan tetapi, Rikhwan menyatakan tidak akan tinggal diam adanya keluhan yang dilontarkan sejumlah sopir truk. 

Dirinya akan berupaya untuk mencari tahu keberadaan paguyuban tersebut.

Hal itu untuk memastikan, apakah benar-benar ada. Sehingga perlu dicari tahu keberadaannya secara pasti.

“Yang jelas kami akan menindaklanjuti keluhan dugaan adnaya paguyuban jasa tiket online tersebut. Sampai sekarang kami masih mencari dan mengumpulkan keterangan di sekitar Pelabuhan Jangkar,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Edy Supriyono
#pelabuhan jangkar situbondo #tiket online #asdp