RadarSitubondo.id – AT, warga Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) diamuk warga Denpasar, Bali.
Gara-garanya, pria 26 tahun itu mencuri handphone milik cewek Michat yang habis dia kencani di salah satu rumah kos elit di Denpasar Barat.
Beruntung, AT berhasil diselamatkan polisi dari amukan warga yang marah dengan ulahnya.
Dikutif dari Jembrana Express, Kapolsek Denpasar Barat Kompol IGA Made Ari Herawan mengatakan, saat kejadian tersebut pihaknya sedang melakukan patroli rutin.
"Kami lakukan Patroli Blue Light untuk menciptakan keamanan dari aksi kriminalitas maupun gangguan kamtibmas jelan pencoblosan Pemilu 2024, hasilnya kami dapat amankan pelaku pencurian HP yang dikejar-kejar warga," ujar Kompol IGA Made Ari Herawan, Kamis (1/2).
Aksi pria asal NTT tersebut bermula ketika AT menghubungi korban RA melalui aplikasi Michat untuk booking online. Kejadian sekitar pukul 22.00 WITA.
Kemudian, pelaku dan korban bertemu di salah satu rumah kos di kawasan Denpasar Barat.
Usai beradegan ranjang, si perempuan RA masuk ke dalam kamar mandi.
"Sebelum ke kamar mandi, korban sempat meletakkan HP miliknya di atas meja, samping tempat tidur," tuturnya.
Saat keluar dari toilet, RA melihat pelaku tergesa-gesa keluar dari kamar kos tersebut.
RA itu lantas mengecek HP VIVO Y35 warna Agate Black miliknya. Ternyata ponsel itu telah hilang diambil oleh AT.
RA pun berteriak "Maling" yang didengar warga maupun tetangga kamar kos lainnya.
Kontan saja, warga beramai-ramai melakukan pengejaran terhadap AT.
Tim Patroli Blue Light Polsek Denpasar Barat yang dipimpin Kompol Ari langsung mengamankan pelaku.
Pelaku dan barang bukti HP milik korban langsung dibawa ke Mako Polsek Denpasar Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut.
"Saat ini pelaku AT telah mendekam di ruang tahanan Polsek Denbar berdasarkan laporan polisi yang dibuat oleh korban RA," tambahnya. (*)
Editor : Ali Sodiqin