Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dua Pelaku Pengeroyokan di Alun-Alun Besuki Kabur, Satu Orang Diringkus Saat Akan Lari ke Madura

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 13 Maret 2024 | 18:48 WIB
DIBORGOL: Rendiyato, warga Kecamatan Besuki, digelandang ke ruang penyidik Polres situbondo, Senin malam (11/3).
DIBORGOL: Rendiyato, warga Kecamatan Besuki, digelandang ke ruang penyidik Polres situbondo, Senin malam (11/3).

RadarSitubondo.id – Rendiyato, 27, warga Desa/Kecamatan Besuki ditangkap tim Resmob Polres Situbondo, Senin malam (11/3).

Hingga Selasa (12/3) polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang ikut melakukan pengeroyokan terhadap Maulana Rossi,22, di Gazebo Alun-Alun Besuki.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu lalu (10/3). Saat itu Rossi dan dua temannya sedang ngopi di Gazebo.

Tiba-tiba Rendiyanto dan dua temannya mengendarai sepeda motor Suzuki FU menghampiri.

Rendy bertanya alamat Rossi. Begitu dijawab, salah satu teman Rendy langsung melayangkan pukulan kepada Samsul Arifin, teman Rossi.

Mulanya, Samsul hanya memukul dengan tangan kosong. Selanjutnya, teman Rendy mengeluarkan pisau. Akhirnya dua teman Rosi melarikan diri.

Sedangkan Rosi tetap di lokasi karena sulit melarikan diri. Akhirnya Rosi yang dipukul dan sempat dibacok.

Penganiayaan baru berhenti setelah melihat darah di tubuh Rossi. Rendy dan dua temanya langsung kabur.

Yang ironis, pelaku masih menyempatkan mengambil ponsel Rossi. Warga sekitar yang melihat kejadian itu, langsung mengevakuasi Rossi ke RSUD Besuki. keluarga Rosi kemudian melapor ke Polsek Besuki.

“Rossi masih perawatan medis. Lukanya di lengan dan pungung,” tegas kasat Reskrim Polres Situbodo, AKP Momon.

Kata Momon, berbekal laporan ke Polsek Besuki tersebut, tim Resmob Polres langsung bergerak mencari Rendy dan kawan-kawan.

Rendy berhasil ditangkap di atas kapal Pelabuhan Kalbut saat akan melarikan diri ke Madura.

“Untuk dua temannya masih kami incar, dalam waktu dekat pasti kami tangkap,” tegas Momon.

Dari Hasil pemeriksaan sementara, tiga pelaku melakukan tindakan pengeroyokan akibat pengaruh minuman keras (miras).

Pelaku menyadari jika yang dihajar tersebut tidak dikenal dan tidak melakukan kesalahan apa pun.

“Ini pelakunya lagi mabuk, mengakui kalau tidak pernah ada masalah dengan korban,” tegas Momon. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #madura #pengeroyokan #kabur #alun-alun besuki