Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Keluarga Korban Bantah Keterangan Polisi yang Sebut FG Menyerahkan Diri Usai Bacok Pemuda di Situbondo: Tidak Seperti Itu, Saya Menunggu Sampai Pagi

Muhammad Khoirul Rizal • Minggu, 14 April 2024 | 13:30 WIB
Korban Holif yang dibacok anak di bawah umur. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)
Korban Holif yang dibacok anak di bawah umur. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)

RadarSitubondo.id - Kasus pengeroyokan disertai pembacokan terjadi di Situbondo.

Menurut keterangan polisi dugaan kasus pembacokan tersebut karena masalah percintaan.

Diberitakan sebelumnya, Holif Maulana (27) warga Sopet dibacok anak di bawah umur berinisial FG (17) warga Palangan Kecamatan Jangkar.

Tidak hanya dibacok, ia juga dikeroyok teman-teman FG, dimana lokasi kejadian di barat lapangan futsal Asembagus.

Kejadian bermula saat Dewi (18) dihubungi FG untuk diajak pertemuan di sekitar lapangan futsal di Desa/Kecamatan Asembagus sehari sebelum lebaran pada (9/4) sekitar dini hari atau pukul 1.00 WIB

FG mengajak ketemu Dewi untuk meluruskan kesalahpahaman hingga menimbulkan pertengkaran di tempat penjualan ikan (TPI) Jangkar.

“Dewi menyanggupi ajakan FG untuk ketemu, Dewi datang bersama Holif,” terang Kapolsek Asembagus, Iptu Untoro Windu Priyadi dalam keterangan kepada RadarSitubondo.id

Melihat pacarnya bersama Holif, FG tidak kuat menahan emosinya.

Remaja ini langsung mengambil celurit dari balik baju dan menyabetkan ke kepala Holif.

Beruntung Holif dapat menangkis menggunakan tangannya.

Ia ambruk setelah mengalami beberapa luka bacok di lengan dan kakinya.

Menurut keterangan Windu, FG menyerahkan diri usai membacok Holif, ia datang ke Polsek Asembagus dan menunjukkan lokasi pembacokan.

FG sendiri tidak ditahan karena statusnya masih di bawah umur.

Namun hal itu dibantah salah satu kerabat Holif, menurutnya usai terjadinya aksi pembacokan ia langsung datang melapor ke Polsek Asembagus.

"Tidak seperti itu kok, karena saya laporan di Polsek sampai, dia (FG) tidak ada menyerahkan diri, bahkan saya sampai jam 7 pagi di Polsek," tegas Oong. (*)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #pertengkaran #dibacok #percintaan #cemburu