RadarSitubondo.id - Anggota Satlantas Polres Situbondo berhasil mengamankan 45 sepeda motor protolan di arena balap liar.
Kesuksesan polisi dalam razia kali ini tak lepas dari strategi yang digunakan. Saat datang ke lokasi, petugas melepas baju dinas, menyusup ke tengah penonton.
Kasatlantas Polres Situbondo AKP. Tutut Yudho Prastiyawan mengatakan, anggota Satlantas mencoba memburu pemuda yang melakukan belapan liar di sejumlah jalan di Kota Santri. Semua anggota diminta tidak menggunakan baju dinas.
“Anggota kami sengaja tidak pakai baju dinas agar bisa mengintai secara langsung pemuda yang balapan liar. Begitu dugaan balapan liar dimulai, anggota kami langsung menyergap pemain dan penonton. Dua hari bisa amankan 45 sepeda motor,” kata Yudho.
Kasatlantas menegaskan, menggunakan baju preman cukup efektif untuk mengintai para pemuda yang melangsungkan balapan liar.
Kendalanya, sebagian warga ada yang meragukan polisi saat melakukan pengamanan.
“Saat polisi yang berpakaian baju preman mengamankan sepeda motor sempat bermasalah di lapangan. Anggota kami dipermasalahkan karena tidak pakai baju dinas. Malah dilaporkan ke kantor polsek terdekat. Begitu kami tunjukkan kartu anggota ya mereka baru percaya,” tegas Yudho.
Dikatakan, melakukan pengamanan menggunakan baju dinas kerap kali gagal. Selain itu, juga membahayakan bagi pemotor. Sebab, mereka sering tancap gas begitu melihat polisi datang.
“Saya berharap para pemuda untuk berhenti melakukan balapan liar. Kalau memaksa anggota kami yang menyamar pasti mengamankan mereka,” pungkas Yudho. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin