RadarSitubondo.id – Anggota Polsek Banyuputih Berhasil menggagalkan dugaan percobaan pencurian sapi, milik Tosiyono, 50, warga Dusun Widoro Pasar, Desa/Kecamatan Banyuputih, kemarin (14/5) sekitar pukul 01.30 dini hari.
Ini berkat anggota polsek melakukan penjagaan malam di sepanjang jalan pantura Taman Nasional (TN) Baluran.
Kapolsek Banyuputih, AKP Achmat Sulaiman mengatakan, percobaan pencurian dua ekor sapi diketahui pada saat anggota Polsek Banyuputih melakukan patroli malam.
"Anggota kami memang rutin patroli malam. Saat patroli rutin inilah anggota kami melihat truk parkir di pinggir jalan dalam keadaan bak terbuka dan mesin hidup," ujar Sulaiman.
Melihat truk bernopol P 9760 D tersebut, polisi mencoba untuk mendekat. Saat itulah, sopir dan kernetnya langsung menutup bak truk dan tancap gas ke arah barat.
"Anggota kami kejar-kejaran dari wilayah Banyuputih hingga masuk wilayah Polsek Kapongan," ujar Sulaiman.
Saat melakukan pengejaran, kami sudah menghubungi anggota Polsek Kapongan dan nomor khusus Polri untuk memblokir jalan. Namun, truk tersebut memilih jalan tikus.
"Truk hilang dari pantauan kami tepat di Desa Seletreng. Selanjutnya kami pasrahkan proses pengejeran ke anggota Polsek Kapongan," tegas Sulaiman.
Tanpa berpikir panjang, anggota Polsek Banyuputih langsung putar arah dan mendatangi Dusun Widoropasar. Tujuannya memastikan warga yang kehilangan peliharaan atau barang yang berharga.
"Anggota kami mengejar atas kecurigaan saja tanpa ada laporan. Saat kami gagal mengejar, kami balik arah, ternyata benar ada orang yang kehilangan sapi," cetus Sulaiman.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara di kandang milik Tosiono, dua ekor sapi jenis semintal dan lemosin dicuri melewati kandang bagian belakang.
Pelaku memotong kunci rantai hingga memotong dua tampar sapi. "Kuat dugaan malingnya adalah pengendara truk," ungkap Sulaiman.
Dikatakan, update terkini, truk yang diincar polisi sudah ditemukan parkir di wilayah Kecamatan Kapongan. Truk tersebut sudah diamankan tinggal melacak sopir dan pemilik aslinya.
"Identitas pemilik sudah terlacak, tapi sopir dan kernetnya masih dalam proses penyelidikan. Doakan semoga cepat ditangkap pelakunya," pungkas Sulaiman. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin