RadarSitubondo.id – Nurul Arifin, warga Dusun Panapan, Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Situbondo, menjadi bulan-bulanan warga, Selasa (14/5) malam.
Ini setelah pria 27 tahun tersebut tertangkap basah mencuri tomat di areal persawahan milik H Ridlo, 50, warga Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan.
Akibat kejadian ini, wajah pria yang akrab disapa Arif tersebut nyonyor. Beruntung, petugas Polsek Kapongan yang mendengar kejadian itu segera datang ke lokasi.
Sehingga pelaku langsung diamankan dari amukan massa, digelandang ke Mapolsek Kapongan.
Selain mengamankan Arif, polisi juga mengamankan barang bukti sepeda motor Suzuki Smash yang digunakan pelaku datang ke sawah korban.
Barang bukti tomat seberat enam kilogram hasil curian juga ikut dibawa ke kantor Polsek.
Arif terungkap mencuri buah tomat itu berawal kecurigaan salah seorang pemuda setempat bernama Edi.
Saat itu, Edi mendapati ada orang mengambil buah tomat pada malam hari. Namun saat ditegur Arif justru memukul Edi.
Dari kejadian itulah Edi menduga orang yang di hadapannya adalah pencuri. Dia pun langsung berteriak maling.
Sehingga puluhan warga datang ke lokasi kejadian. Bahkan, tanpa dikomando puluhan warga langsung menghakimi Arif menggunakan kosong.
Kapolsek Kapongan, Situbondo Iptu Teguh Santoso membenarkan pihaknya mengamankan terduga pelaku pencuri tomat.
Namun, karena berdasarkan keterangan keluarganya, Arif mengalami depresi. Sehingga kasus pencurian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.
"Selain itu, korban H Ridlo juga tidak melaporkan kasus pencurian buah tomat tersebut. Makanya, kasus pencurian buah tomat tersebut diselesaikan secara kekeluargaan," kata Kapolsek. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin