Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Karyawan Toko di Kayuputih Situbondo Jadi Korban Begal Payudara, Polisi Minta Tidak Pulang Sendirian

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 27 Mei 2024 | 14:46 WIB
GERAK CEPAT:Anggota Polsek Panji mengunjungi rumah korban pelecehan seksual di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, Situbondo, Sabtu Lalu (25/5).
GERAK CEPAT:Anggota Polsek Panji mengunjungi rumah korban pelecehan seksual di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, Situbondo, Sabtu Lalu (25/5).

RadarSitubondo.id – AN,21, warga Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, menjadi korban begal payudara.

Karyawan di salah satu toko Kota Santri tersebut, sudah melaporkan kejadian ke Kantor Polsek Panji, Sabtu lalu (25/5).

Hingga Minggu (26/5) Polisi belum berhasil meringkus pelaku yang sudah disebutkan ciri-cirinya.

Informasi yang dihimpun Koran ini, peristiowa terjadi sekitar pukul 21.00, pada saat korban pulang bekerja di toko.

Setibanya di Jalan Dusun Krajan, Desa Kayupitih korban dibuntuti pria yang memiliki ciri-ciri tubuh pendek mengendarai sepeda motor MX.

Nah, begitu tiba di sebelah barat balai Desa Kayuputih, pria tersebut mendekati AN dan melakukan pelecehan seksual dengan memegang payudara AN.

Selanjutnya, pelaku tancap gas, melarikan diri. Merasa dirinya dilecehkan, AN tidak tinggal diam dan berusaha mengejar pelaku.

Namun laju kendaraan pelaku cukup kencang hingga AN kehilangan jejak pelaku.

Akhirnya korban pulang ke rumah dan bercurhat di media sosial (medsos). Unggahan status AN di Instagram pun viral hingga diketahui anggota Polsek Panji.

Kapolsek Panji, AKP Nanang Priyambodo mengatakan, pihaknya sudah mendatangi rumah korban dan menanyakan kronologi yang sebenarnya.

Polisi juga sudah mengantongi ciri-ciri pelaku sekaligus kendaraan pelaku.

"Mulanya korban tidak laporan, tapi curhat di medsos. Kebetulan kami melihat, sehingga kami mendatangi rumah korban, dan meminta korban laporan secara resmi," tegas Nanang.

Nanang menegaskan, sejak menerima laporan dari korban, pihaknya sudah bergerak melakukan penyelidikan. Namun belum berhasil meringkus pelaku.

“Sementara ini kami sudah tingkatkan penjagaan jalan yang diduga rawan begal payudara. kami juga mengimnbau agar para karyawan yang pulang bekerja meminta jemput kepada keluarga, jangan pulang sendirian. Apalagi perempuan,” pungkas Nanang. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #begal payudara #karyawan #keluarga #ciri-ciri #panji