RadarSitubondo.id - Bupati Situbondo, Karna Suswandi memberikan atensi pada kasus pengeroyokan siswa MTS hingga tewas.
Kasus tersebut kini viral dan di Situbondo dan banyak mengundang perhatian warganet.
Diketahui, korban bernama Muhammad Fahri Gufron berusia 15 tahun.
Ia merupakan pelajar kelas 8 Madrasah Tsanawiyah (MTS) yang tewas dikeroyok teman-temannya.
Fahri menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (26/5). Sebelumnya ia telah sepekan menjalani perawatan di Probolinggo.
Diberitakan sebelumnya, Fahri dilarikan ke rumah sakit setelah dianiaya 9 pelajar di lapangan Banyuglugur.
Kini polisi resmi menetapkan 9 orang tersebut sebagai tersangka. Hal itu mendapat perhatian khusus dari Bupati Situbondo, Karna Suswandi.
"Saya mendukung pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dalam upaya penegakan hukum kasus ini seadil-adilnya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," kata Bupati Situbondo saat mengunjungi kediaman korban di Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Senin (27/5).
Sekedar diketahui, kesembilan tersangka yang ditangkap mayoritas adalah anak-anak berusia 14 hingga 15 tahun. (*)
Editor : Ali Sodiqin