Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kronologi Kasus Penghinaan Kepada Pengasuh Ponpes Sukorejo Situbondo Kiai Azaim Ibrahimy di Medsos

Muhammad Khoirul Rizal • Kamis, 13 Juni 2024 - 21:36 WIB
Kiai Azaim Ibrahimy.
Kiai Azaim Ibrahimy.

RadarSitubondo.id - Sejumlah santri Sukorejo Situbondo terpaksa mempolisikan salah satu akun media sosial ke kepolisian.

Hal itu lantaran akun tersebut melakukan penghinaan pada ulama kharismatik, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy.

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah tersebut dihina oleh akun aa.Mansyur.

Akun tersebut menghina Kiai Azaim di media sosial TikTok dan Facebook.

Karena hal tersebutlah, Ikatan Santri Salafiyah Syafiiyah Sukorejo (IKSASS) melaporkan sang pemilik akun ke Polres Situbondo.

Ketua Departemen Informasi Komunikasi dan Publikasi IKSASS, Nawawi menyebut kasus penghinaan pada gurunya itu terjadi pada bulan April lalu.

Dimana saat itu, akun terlapor mengunggah video simpatisan mencium tangan Kiai Azaim.

Namun dalam video diberi keterangan 'nasab merubah nasib innalillahi wa inna ilaihi rojiun'

Tidak hanya itu, dalam audio video itu juga diberi potongan ceramah Kiai Azaim yang intinya memeras masyarakat dengan mengaku habib. 

Warganet yang tidak semua mengetahui siapa Kiai Azaim pun langsung berkomentar miring.

Karena video tersebut menimbulkan kontroversi, akhirnya IKSASSS menghubungi pemilik akun.

Akhirnya pemilik akun pun menghapus video, namun di sisi lain, video yang dibagikan melalui snack video masih beredar.

Bahkan dibagikan hingga 500 kali, harapannya dengan dilaporkannya pemilik akun dapat memberikan efek jera.

"Laporan ini untuk memberikan efek jera terhadap pemilik akun, lebih dari itu juga menjaga kondusifitas alumni dan simpatisan," tegas Nawawi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #salafiyah syafi'iyah #pondok pesantren #facebook #media sosial #snack video #tiktok #Sukorejo #Kiai Azaim