RadarSitubondo.id – Manager Hotel SanSui, Klatakan, Kendit, Situbondo, Taufikurrahman menuntut pihak katering untuk bertanggungjawab atas kasus dugaan keracunan nasi kotak yang dialami anggota Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD).
Salah satunya dengan menanggung biaya perawatan medis saat korban selama berada di rumah sakit.
Pria yang akrab disapa Taufik itu mengatakan, penyedia nasi kotak sudah siap menanggung biaya perawatan.
Hal ini dibuktikan dengan penandatanganam perjanjian antara Bawaslu Situbondo dan pihak katering.
“Pihak penyedia nasi kotak sudah menemui Bawaslu. Dan Bawaslu meminta kepada kita itu untuk bertanggungjawab biaya perawatan PKD di rumah sakit dan itu pun langsung disanggupi,” ujarnya, Selasa (18/6).
Taufik memastikan tidak akan lari dari permasalahan tersebut. Pasti akan bertanggungjawab. Yang terpenting saat ini adalah kondisi kesehatan PKD benar-benar pulih.
Taufik menceritakan, nasi kotak yang dikonsumsi PKD bukan dari dapur resto di Hotel Sansui.
Tapi, didapatkan dari katering. Hotel hanya menyediakan tempat aula untuk kegiatan bimtek Bawaslu.
“Waktu itu pihak Bawaslu telepon saya untuk mengadakan acara bimtek. Kemudian terkait konsumsi itu menggunakan nasi kotak. Namun Berhubung nasi kotak dan snack itu harganya minim, jadi inisiatif saya pribadi cari pihak ketiga yang sanggup dengan budget terbatas,” jelasnya.
Kemudian, dari tawaran itulah ada salah satu latering yang tertarik. Lalu mereka mau untuk menyediakan nasi kotak sesuai dengan pesanan Bawaslu. Namun naasnya, dirinya tidak mengetahui akan terjadi keracunan massal.
“Saya di sini meluruskan bahwa apa yang terjadi sekarang ketika ada peserta yang muntah, diare, pusing itu kita tidak tahu sebabnya apa? Soalnya terus terang dari pihak ketiga yang menyediakan nasi kotak juga banyak yang terdampak, jadinya permasalahan ini bukan unsur niat kesengajaan, tapi ini semacam human error," ucap Taufik.
Dia memastikan ke depan tidak akan ada lagi peristiwa yang sama. Dirinya akan lebih selektif dalam memilih jasa katering sebagai penyedia makanan bagi tamu Hotel SanSui. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin