RadarSitubondo.id - Sedang viral di media sosial penjualan minyak goreng murah di Situbondo, namun dengan mekanisme yang mencurigakan.
Sebab, mereka yang hendak membeli minyak goreng harus melakukan selfie dengan KTP.
Sontak hal tersebut membuat ibu-ibu yang sudah membeli merasa khawatir, mereka risau data mereka akan disalahgunakan.
Terlebih, persyaratan untuk mendapatkan minyak goreng murah tersebut syaratnya sama dengan pengajuan pinjaman online (pinjol).
Dimana, setiap orang harus melakukan foto wajah sambil memegang KTP mereka sebagai identitas.
Diketahui, kejadian tersebut terjadi di Desa/Kecamatan Arjasa, Situbondo, pada 18 Juli lalu.
Meski demikian, Kapolsek Arjasa, AKP AKP Kusmiani menyebut permasalahan itu sudah selesai.
Para penjual diminta untuk menghapus data-data dan minyak yang sudah dibeli tidak boleh diminta lagi.
Permasalahan sudah selesai, data KTP dan Foto sudah dihapus serta pihak penjual sudah didata dan dimintai keterangan dengan disaksikan Kepala Desa dan perwakilan warga," Kata Kusmayani kepada RadarSitubondo.id, Senin (22/7).
Para penjual diketahui merupakan 3 warga asal Kabupaten Bondowoso. Mereka yakni Mulyadi (50), Kholil (31) dan Ariyanto (55).
Selain itu, ketiganya juga diminta membuat pernyataan bahwa siap diproses hukum jika data warga Arjasa disalahgunakan.
"Untuk migor tetap diberikan kepada warga," pungkas Kusmayani. (*)
Editor : Ali Sodiqin