Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Diserang Pemabuk, Pengunjung Depot Jamu di Situbondo Alami Luka Bacok

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 26 September 2024 | 17:40 WIB
KORBAN PEMBACOKAN: Anggota Polres Situbondo meninjau korban pembacokan Tarto Prayogi, 31, di Puskesmas Bungatan, Senin malam (23/9).
KORBAN PEMBACOKAN: Anggota Polres Situbondo meninjau korban pembacokan Tarto Prayogi, 31, di Puskesmas Bungatan, Senin malam (23/9).

RadarSitubondo.id - Hendra Yono, 31, warga Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo, Jawa Timur, menjadi korban pembacokan sekelompok pemuda mabuk, Senin malam (23/9) sekitar pukul 22.30 WIB.

Itu terjadi di halaman depot jamu ajaib Arabian Rayyan, Desa/Kecamatan Bungatan. Terduga pelaku yang berhasil diringkus  polisi hanya satu, yaitu Abdul Azis, 22, warga Kecamatan Besuki.

Peristiwa mengerikan itu diawali Abdul Aziz dan dua temannya mengendarai satu motor. Begitu tiba di depan depot jamu ajaib langsung turun, dalam kondisi sempoyongan.

Tanpa basa-basi Abdul Aziz langsung membacok penjaga depot jamu, Tarto prayogi, 31.

Beruntung Tarto Prayogi bisa membela diri sehingga selamat dari sabetan senjata tajam (sajam) jenis pisau ukuran panjang.

Melihat serangan brutal tersebut, para pengunjung tidak tinggal diam dan melerai Abdul Aziz agar tidak melakukan tindakan kekerasan.

Bukannya diam, Abdul Aziz malah menyerang para pengunjung. Akibatnya Hendra Yono yang bermaksud untuk melerai juga dibacok, dan terkena sabetan pisau pada bagian pipi bagian kiri.

Saat keadaan semakin memburuk, Abdul Aziz dan kawan-kawan langsung melarikan diri dari amukan massa. Namun, Hendra Yono dan massa berhasil meringkus Abdul Aziz. Bahkan Hendra Yono berhasil merebut pisau dari tangan pelaku.

Hendra Yono, yang berhasil mengambil alih pisau, tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk balas dendam dan mengayunkan pisau kepada Abdul Aziz. Akibatnya, Abdul Aziz juga mengalami luka bacok pada bagian lengan dan bagian bahu.

“Yang nyerang duluan Abdul Aziz, tapi korban (Hendra) berhasil merebut pisau dan juga membacok terduga pelaku,” kata Kapolsek Bungatan Iptu Liskuirahman.

Kata Liskuirahman, anggota polsek yang mendapat laporan dari warga langsung merapat ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku.

Pelaku yang mengalami luka bacok langusng dilarikan ke Puskesmas Bungatan, begutupun korban pembacokan.

“Terduga pelaku dan korban saling bacok, dan sama-sama masuk rumah sakit. Diduga palaku di rawat di Puskesmas Mlandingan, korban dirawat di RSUD Besuki. Sengaja dipisah untuk mengantisipasi gesakan antar keluarga korban dan pelaku,” katanya.

Untuk Proses perkembangan perkara, kasus tersebut langsung dilimpahkan ke Mapolres Situbondo. Anggota polsek hanya bisa melakukan pengamanan dan mengevakuasi korban luka-luka ke rumah sakit untuk mendapat penanganan tim medis. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #Bungatan #luka bacok #toko jamu #serangan brutal #pemabuk #pembacokan