RadarSitubondo.id - Herman, warga Dusun Pesisir Utara, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan membuat heboh warga setempat. Pria 28 tahun itu terjatuh ke dalam sumur. Diduga kuat dia terpengaruh minuman keras (miras).
Sebelum ditemukan mengapung di dalam sumur, Herman diduga kuat sempat mengosumsi pil trek dan miras. Selanjutnya dia duduk di pinggir sumur hingga terjun bebas ke dalam sumur yang cukup dalam itu.
Sumur dekat dengan gudang pengepakan ikan tersebut memiliki kedalaman kurang lebih enam meter. Di dalam sumur juga terpasang pompa air. Beruntung kepala Herman tidak terbentur dan tidak terkena sengatan listrik.
“Kejadiannya sekitar pukul 22.00. Saat tiba di rumah sakit perkiraan pukul 23.30. Yang membawa ya warga yang ada di lokasi kejadian. Saya dapat informasi anak jatuh ke dalam sumur ya kaget dan langsung menuju ke sini (RSUD),” ujar pria yang mengaku bapak Herman itu.
Dia mengatakan, dirinya tidak mengetahui apa yang sudah dilakukan putranya hingga jatuh ke dalam sumur. Namun penjelasan dari sejumlah warga yang mengetahui kejadian, Herman dalam kondisi tidak sadar.
“Katanya itu tidak sadar jadi jatuh ke dalam sumur, tidak tahu mabuk atau tidak. Tapi kenapa sampek jatuh ke dalam sumur,” kata bapak anak dua tersebut.
Diakui oleh bapak Herman jika putranya memang sering mabuk. Bahkan, sempat mabuk berat hingga memakan pecahan kaca.
Meskipun mulutnya berlumur darah tetap mengunyah kaca hingga ada yang beranggapan Rahman punya ilmu kuda lumping.
“Dulu sempat jatuh dari atas kelapa tapi tidak apa-apa, pernah makan kaca dalam keadaan mabuk, sekarang jatuh ke dalam sumur” tegasnya.
Dikatakan, putranya yang sudah disangka meninggal masih bisa terselamatkan. Kondisinya mulai membaik meskipun berada di ruang ICU. “Syukur sudah sadar, ini tinggal menunggu pemulihan saja,” katanya.
Kapolsek Panarukan AKP Adri Yumantoro, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui ada pemuda yang jatuh ke dalam sumur gara-gara terpengaruh miras. Tapi pihaknya berjanji akan segera mendatangi rumah korban dan menanyakan kepada saksi-saksi.
“Kami tidak mendapat laporan, ini baru tahu, nanti anggota pasti datang ke lokasi kejadian untuk memastikan,” pungkas Adri. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin