Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Pasutri di Pecinan Situbondo Jadi Korban Penganiayaan, Sempat Ditusuk Pisau

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 14 Oktober 2024 | 15:34 WIB
CARI KEADILAN: Arjo, 54, dan istrinya Suhani, 55, warga Kampung Karang Anyar, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, menunjukkan bukti laporan, Minggu (13/10).
CARI KEADILAN: Arjo, 54, dan istrinya Suhani, 55, warga Kampung Karang Anyar, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, menunjukkan bukti laporan, Minggu (13/10).

RadarSitubondo.id – Nasib nahas menimpa Arjo, 54, dan Suhani, 55, warga Dusun Karang Anyar, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo.

Pasangan suami istri (Pasutri) itu menjadi korban penganiayaan tetangganya, MHD, 56.  Kini kasusnya sudah ditangani anggota Polres Situbondo.

Kejadian yang terjadi pada Jumat lalu (11/10), sekitar pukul 20.30, itu mengakibatkan Arjo dan Suhani mengalami depresi. Keduanya tidak tenang dan butuh penjagaan dari pihak keluarga dan warga sekitar.

Bagaimana tidak, saat kejadian Arjo sempat ditusuk menggunakan pisau. Beruntung Arjo bisa menghidar dari ayunan pisau yang dipegang MHD. Bahkan Arjo mampu mengunci tangan kanan MHD yang  memegang pisau.

“Untung tangan kanan MHD masih bisa dipegang saat menusuk ke perut saya. Pisaunya baru lepas saat dilerai banyak orang,” kata Arjo, Minggu (13/10).

Dikatakan, pelaku diduga kuat memang ada niatan untuk melakukan pembunuhan terhadap dirinya. Terbukti pisau tersebut nampak sudah diselipkan di balik bajunya.

“Itu pisau memang ada, diselipkan di perutnya. Kalau tidak niat, biasanya kan masuk dulu ke rumah untuk ambil pisau,” ujar Arjo.

Akibat serangan tersebut dirinya mengalami luka gores pada bagian tangan kanan. Namun tidak diketahui apakah kena sayatan pisau atau benda lain.

“Alhamdulillah saya tidak apa-apa, cuma ada sedikit luka gores. Untung ada yang melerai, kalau tidak ada mungkin saya sudah mati,” katanya.

Bukan hanya Arjo yang mendapat serangan brutal, sang istri yang mendengar ada kericuhan langsung datang ke lokasi kejadian. Begitu ingin menghampiri sang suami, Suhani langsung diserang oleh SNT, istri dari MHD.

“Bukan hanya saya yang mau dibunuh, istri saya juga dianiaya oleh istri pelaku. istri saya malah dikeroyok. Istri saya luka memar pada bagian kepalanya,” tegas Arjo.

Dia mengaku, jika dirinya dan pelaku memang  ada masalah. Bahkan sudah empat tahun tidak saling sapa. Namun tidak pernah ada persoalan.

“Saya dan dia (pelaku) memang tidak menyapa sudah empat tahun. sekarang marah soal apa saya kurang paham,” imbuh Arjo.

Arjo berharap agar pelaku cepat diproses agar tidak mengulangi perbuatannya. Sebab jarak rumah Arjo dan pelaku cukup dekat.

“Ini saya khawatir takut diserang lagi. Itu sudah dilaporkan tapi belum diapa-apakan,” pungkas Arjo.

Kasihumas Polres Situbondo, Iptu Ahmad Sutrisno belum bisa dikonfirmasi. Di-chat melalu pesan WhatsApp pada pukul 15.21 belum membalas meskipun online. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #tetangga #penganiayaan #polres situbondo #pecinan #pisau #pasutri