Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Arena Judi Balap Lari di Pasir Putih Situbondo Jadi Ajang Pembacokan, Pelaku Dihajar Massa

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 18 Desember 2024 | 17:49 WIB
TERCIDUK: Andrian Candra, warga Desa/Kecamatan Besuki, diamankan ke Mapolres Situbondo, Selasa dini hari (17/12).
TERCIDUK: Andrian Candra, warga Desa/Kecamatan Besuki, diamankan ke Mapolres Situbondo, Selasa dini hari (17/12).

RadarSitubondo.id - Andrian Candra, warga Desa/Kecamatan Besuki, Situbondo, dihajar massa, Senin malam (16/12) sekitar pukul 23.00 WIB.

Pria 21 tahun itu telah membacok empat pemuda yang diduga berada di area balap lari di simpang tiga Kampung Pecaron, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo.

Informasi yang dikumpulkan Jawa Pos Radar Situbondo menyebutkan, sekitar pukul 22.30 ada dugaan judi balap lari.

Yang bertanding pemuda Besuki melawan pemuda dari Kelurahan Patokan, Kabupaten Situbondo. Dalam pertandingan tersebut, pelari Besuki jadi pemenang.

Namun, kemenangan ini tidak diakui sehingga lomba diulang. Begitu lomba ke dua berlangsung, penonton tidak kondusif dan terjadi adu mulut hingga bentrok antar kubu.

Lalu, ada warga Desa Pasir Putih bernama Adi Sutirto, 23, yang mencoba melerai perkelahian, namun langsung dihajar oleh Andrian.

Andrian pun mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan dibacokkan kepada Adi Sutirto. Rudi Hartono, 28, kakak dari Adi Sutirto yang juga berupaya melerai tak luput dari sebetan parang, begitupun, Syaiful Bahri 36, dan Dewa, 25.

“Semua korban adalah warga Desa Pasir Putih, yang berusaha untuk melerai pertengkaran antara warga Patokan dan warga Besuki. Semuanya mengalami luka-luka. Yang paling parah adalah Syaiful bahri,” ungkap salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya.

Begitu banyak korban luka, warga setempat marah dan menghakimi Andrian. Bahkan Adrian hendak dimasukkan ke dalam karung dan akan dibuang ke laut. Beruntung anggota Polsek Bungatan datang tepat waktu.

“Pelaku (Adrian) kalau tidak ada polisi akan dibungkus karung dan dibuang ke laut. Untung ada polisi, tapi meski pun ada polisi tetap dipukuli. Itu dilempar ke mobil polisi sama warga,” tegasnya.

Anggota Polsek Bungatan mengamankan dua orang. Salah satunya Andrian, sedangkan MM, 22, sebagai saksi. Untuk empat korban pembacokan sama-sama mendapat perawatan dari tim medis. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #balap lari #tawuran #Bungatan #pasir putih #pembacokan #besuki