RadarSitubondo.id - Muasin, warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo, diamankan ke kantor Polsek Panji, Minggu malam (2/1). Pria 50 tahun itu diduga kuat membacok keponakannya. Tiga korban dilarikan ke rumah sakit.
Korban pembacokan yang harus mendapatkan perawatan medis adalah Agus Subairi, Riyan dan Imam Syafii. Riyan merupakan anak Agus dan Imam adalah adik Agus.
Vina, istri Agus, mengatakan, Muasin sering mengajak suaminya berkelahi, tapi tak pernah dilayani. Namun, pada hari Sabtu, sekitar pukul 16.00 Muasin mengambil celurit dan berteriak memanggil Agus.
"Pelaku ini satu pekarangan dengan saya. Anak saya, Riyan, tidak terima dan meminta Muasin pergi. Tapi Muasin mengayunkan celurit dan melukai Riyan," kata Vina.
Melihat Riyan terluka Agus juga keluar dari rumah untuk melerai, termasuk adik Agus, Imam Syafii ikut melerai. Sehingga tiga orang juga terkena sabetan.
"Saya sendiri mau melerai juga kena pukulan, untung tidak kena bacok juga," ucap Vina.
Dikatan, kini tiga korban sudah dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan Vina sibuk mengawal laporan ke Mapolsek Panji. "Pokok ini harus diproses hukum. Saya mau pelaku dihukum," ujar Vina.
Pantuan Koran ini, Muasin sudah diamankan ke Mapolsek Panji oleh warga setempat. Pada pukul 19.58 Muasin masih diperiksa oleh penyidik Polsek Panji.
"Ini terduga pelaku masih diperiksa, anggota kami juga masih meninjau korban di RS. Mitra Sehat," pungkas AKP Nanang Priambodo. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin