RADAR SITUBONDO - Meresahkan warga di bulan suci Ramadhan, polisi mengamankan puluhan motor yang terlibat balap liar.
Motor-motor tersebut diamankan lantaran terlibat balap liar di pantura Kecamatan Besuki.
Tidak hanya meresahkan, aksi anak muda tersebut juga sangat membahayakan bagi pengendara lain karena dilakukan di jalan pantura.
Diamankannya beberapa motor tersebut berawal saat Polsek Besuki yang sedang melaksanakan patroli blue light merespon laporan masyarakat terkait adanya balap liar yang meresahkan warga.
Dalam laporan tersebut, warga melaporkan puluhan remaja berkumpul di sekitar Alun-alun Kecamatan Besuki yang diduga akan melakukan aksi balap liar pada Minggu (2/3/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Besuki yang sedang patroli langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Polisi kemudian membubarkan sekumpulan remaja dan mengamankan 3 unit sepeda motor protolan atau tidak sesuai spektek yang diduga akan digunakan untuk balap liar.
Kapolsek Besuki AKP Abdullah, menyatakan bahwa penertiban ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat yang terganggu oleh suara bising dan aktivitas berbahaya di jalanan khususnya di sekitar Alun-Alun Besuki.
“Dalam patroli penertiban balap liar tadi malam, petugas patroli mengamankan 3 unit sepeda motor protolan ke Polsek Besuki," ujarnya kepada RadarSitubondo.id.
Selain itu, ia juga menambahkan untuk para remaja yang terjaring razia juga diberi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.
Tidak hanya itu, orang tuanya juga diminta hadir dan membuat surat pernyataan agar lebih ketat memantau anak-anaknya.
Sedangkan untuk sepeda motor ditahan hingga pemilik melengkapi surat-surat dan memperbaiki kondisi motor sesuai aturan lalu lintas.
"Kami dari pihak Kepolisian mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah melaporkan aktivitas balap liar tersebut. Polisi akan terus melakukan patroli malam guna mencegah aksi kriminalitas maupun gangguan kamtibmas termasuk balap liar yang membahayakan keselamatan," pungkasnya.(*)
Editor : Ali Sodiqin